Artikel Ilmiah : L1A018047 a.n. AFIF SOFIYAN ABDUL AZIZ

Kembali Update Delete

NIML1A018047
NamamhsAFIF SOFIYAN ABDUL AZIZ
Judul ArtikelAKUMULASI LOGAM BERAT Cd PADA MATRIKS AIR, SEDIMEN, DAN IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) DI SUNGAI TAJUM KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kadmium (Cd) merupakan logam berat berbahaya yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Cd pada matriks air, sedimen, dan ikan nilem (O. hasselti) di Sungai Tajum, Banyumas serta mengetahui tingkat pencemaran Cd berdasarkan Single Pollution Index (Pi), Contamination Factor (CF), Index of Geoaccumulation (Igeo), Bioaccumulation Factor (BAF), Estimated Daily Intake (EDI), dan Target Hazard Quotient (THQ). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling. Lokasi penelitian dibagi menjadi 5 stasiun dengan 3 kali ulangan pengambilan sampel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kandungan Cd pada air berkisar 0,009-0,030 mg/L, sedimen berkisar 0,320-0,533 mg/kg, dan ikan nilem berkisar 0,010-0,029 mg/kg. Kandungan Cd pada air telah melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) menurut PP RI No. 22 Tahun 2021, kandungan Cd pada sedimen menurut pedoman Canadian Council of Ministers of the Environment (CCME) masih dalam NAB. Kandungan Cd pada ikan nilem tidak melebihi NAB yang ditentukan oleh Kepmen-KKP No. 37 Tahun 2019 dan BPOM No. 5 Tahun 2018. Tingkat pencemaran di Sungai Tajum menunjukkan kategori slight pollution – mild pollution berdasarkan Pi, tercemar sedang berdasarkan CF, berdasarkan Igeo tidak tercemar hingga sedang, berdasarkan BAF organisme memiliki kemampuan dan kurang mampu mengakumulasi Cd, berdasarkan EDI termasuk kategori tinggi, dan berdasarkan THQ terdapat resiko. Hal ini menunjukkan Cd akan semakin meningkat dan ikan hasil tangkapan pada Sungai Tajum apabila dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan masalah kesehatan serius.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cadmium (Cd) is a dangerous heavy metal that can cause pollution in the waters. This study aims to determine the cd content in the water matrix, sediment, and nilem fish (O. hasselti) in Tajum River, Banyumas and determine the level of Cd pollution based on single pollution index (Pi), contamination factor (CF), index of geoaccumulation (Igeo), bioaccumulation factor (BAF), estimated daily intake (EDI), and target hazard quotient (THQ). The research method used is the survey method. The sampling technique uses purposive random sampling technique. The study site was divided into 5 stations with 3 sampling repetitions. The results of data analysis showed that cd content in water ranged from 0.009-0.030 mg/L, sediments ranged from 0.320-0.533 mg/kg, and nilem fish ranged from 0.010-0.029 mg/kg. The Cd content in water has exceeded the threshold value according to PP RI No. 22 of 2021, the Cd content in sediments according to the guidelines of the Canadian Council of Ministers of the Environment (CCME) is still in the threshold value. The Cd content in nilem fish does not exceed the threshold value determined by Kepmen-KKP No. 37 of 2019 and BPOM No. 5 of 2018. The level of pollution in the Tajum River shows the category of slight pollution – mild pollution based on Pi, moderately polluted based on CF, based on Igeo not polluted to moderate, based on BAF organisms have the ability and cannot accumulate Cd, based on EDI high category, and based on THQ there are risks. This shows that Cd will increase and the fish caught in the Tajum River if consumed continuously for a long period of time will cause serious health problems.
Kata kunciSungai Tajum, Logam Berat Cd, Air, Sedimen, Ikan Nilem (O. hasselti)
Pembimbing 1Dr. Nuning Vita Hidayati, S. Pi., M. Si., Ph. D
Pembimbing 2Dr. Norman Arie Prayogo, S. Pi., M. Si
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman98
Tgl. Entri2022-08-10 15:17:52.604989
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.