Artikel Ilmiah : H1A018069 a.n. MUHAMMAD ARIF FAHRUDIN

Kembali Update Delete

NIMH1A018069
NamamhsMUHAMMAD ARIF FAHRUDIN
Judul ArtikelPENGARUH PERBEDAAN RUANG WARNA PADA DATASET
HAM10000 SEBAGAI MASUKAN CONVOLUTIONAL NEURAL
NETWORK (CNN) UNTUK KLASIFIKASI KANKER KULIT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Salah satu kanker paling berbahaya di antara jenis kanker lain yaitu kanker kulit
yang mana disebabkan oleh pembelahan sel yang tidak normal. Kanker kulit diklasifikasikan
berdasarkan jenisnya, yaitu melanoma dan non-melanoma. Tergantung pada jenis asalnya, lesi
sel melanoma termasuk melanoma dan melanomatik nevus. Demikian pula, lesi nonmelanoma termasuk karsinoma sel basal, keratosis , neoplasma dermal, lesi vaskular, dan
keratosis jinak. Convolutional Neural Network (CNN) lebih baik dalam mengklasifikasi
kanker kulit. Dokter kulit yang melakukan pemeriksaan visual pada kanker kulit memiliki
akurasi 60% - 80%. Terdapat berbagai ruang warna alternatif yang dapat membantu
meningkatkan kinerja CNN. Model arsitektur klasifikasi dibuat sendiri menggunakan
MobileNetV2. Dengan bantuan modul OpenCV dilakukan konversi dimensi warna dari RGB
ke HSV, YCrCB, XYZ, greyscale. Ditinjau dari test data didapatkan hasil terbaik pada ruang
warna RGB ukuran data 224x224 dengan nilai akurasi sebesar 0.9511 serta didapatkan hasil
paling rendah yaitu pada ruang warna greyscale ukuran data 32x32 dengan nilai akurasi
sebesar 0.6824. Ruang warna RGB, HSV, XYZ, YcbCr dan greyscale nilai dari accuracy,
precision dan recall memiliki nilai yang sama atau mendekati pada setiap ruang warna. Model
dengan ukuran data 224x224 memiliki akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan model
dengan ukuran data 32x32.
Abtrak (Bhs. Inggris)One of the most dangerous cancers among other types of cancer is skin cancer
which is caused by abnormal cell division. Skin cancer is classified according to its type,
namely melanoma and non-melanoma. Depending on the type of origin, melanoma cell
lesions include melanoma and melanomatic nevus. Similarly, non-melanoma lesions include
basal cell carcinoma, activated keratosis, dermal neoplasms, vascular lesions, and benign
keratosis. Convolutional Neural Network (CNN) is better at classifying skin cancer.
Dermatologists who perform visual examinations of skin cancer have an accuracy of 60% -
80%. There are various alternative color spaces that can help improve CNN performance.
The classification architecture model was created using MobileNetV2. With the help of the
OpenCV module, the color dimension conversion is carried out from RGB to HSV, YCrCB,
XYZ, greyscale. From the test data, the best results are obtained in the RGB color space with
a data size of 224x224 with an accuracy value of 0.9511 and the lowest result is obtained,
namely in the grayscale color space, the data size 32x32 with an accuracy value of 0.6824.
Color space RGB, HSV, XYZ, YcbCr and greyscale values of accuracy, precision and recall
have the same or close values in each color space. The model with a data size of 224x224 has
better accuracy than the model with a data size of 32x32.
Kata kunci CNN, MobileNetV2, Ruang Warna, Kanker Kulit
Pembimbing 1Azis Wisnu Widhi Nugraha, S.T., M.Eng,
Pembimbing 2 Hesti Susilawati, S.T., M.T
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2022-08-10 10:37:42.325099
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.