Artikel Ilmiah : E1A018136 a.n. ARAVI MEI NUR PRATAMA
| NIM | E1A018136 |
|---|---|
| Namamhs | ARAVI MEI NUR PRATAMA |
| Judul Artikel | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PEMALSUAN PRODUK OLI PALSU YANG TIDAK SESUAI DENGAN DESKRIPSI LABEL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN NOMOR 643/PID.SUS/2021/PN BJM |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kebutuhan akan kendaraan untuk menunjang kegiatan manusia sudah menjadi barang wajib yang dimiliki oleh sebagian besar kalangan masyarakat. Hal inilah yang membuat pelaku usaha berlomba untuk memberikan yang terbaik dalam menyediakan suku cadang yang berkualitas untuk kendaraan. Akan tetapi dengan semakin berkembangnya zaman, banyak sekali kecurangan yang terjadi salah satunya adalah pemalsuan terhadap suku cadang oli palsu. Oleh karena itu, perlindungan hukum terhadap konsumen sangat penting keberadaaannya. Hal ini dikarenakan masyarakat selaku konsumen dalam kehidupan sehari-hari tidak pernah terlepas dari jual beli barang dan/atau jasa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian yang bersifat deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada Putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin Nomor 643/Pid.Sus/2021/PN Bjm maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa konsumen telah mendapatkan perlindungan hukum atas beredarnya Produk Oli Palsu dengan menjatuhkan hukuman pidana kepada Susilawati selaku pelaku usaha sesuai Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Susilawati telah melakukan perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena telah memperdagangkan Produk Oli Palsu yang tidak sesuai dengan label iklan penjualan barang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The need for vehicles to support human activities has become a mandatory item owned by most people. This is what makes business actors compete to provide the best in providing quality spare parts for vehicles. However, with the development of the times, a lot of fraud that occurs, one of which is the counterfeiting of fake oil spare parts. Therefore, the existence of legal protection for consumers is very important. This is because people as consumers in their daily lives are never separated from buying and selling goods and/or services. This research was conducted using a normative juridical legal research method with a descriptive analytical research specification. The data used is secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The data obtained are presented with narrative text, and the data analysis method used is a qualitative normative method. Based on the results of the research on the Banjarmasin District Court Decision Number 643/Pid.Sus/2021/PN Bjm, it can be concluded that consumers have received legal protection for the circulation of counterfeit Oil Products by imposing criminal penalties on Susilawati as a business actor in accordance with Article 62 paragraph (1 ) Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. Susilawati has committed acts that are prohibited for business actors as regulated in Article 8 paragraph (1) letter f of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection because they have traded Counterfeit Oil Products that are not in accordance with the advertising label for selling goods. |
| Kata kunci | Perlindungan Hukum, Konsumen, Oli Palsu, label |
| Pembimbing 1 | M.I. Wiwik Yuni Hastuti, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Suyadi, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 3 | Hj. Krisnhoe Kartika W, S.H., M. Hum |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2022-08-09 19:05:08.628129 |