Artikel Ilmiah : B1A018149 a.n. LATIFAH AMBAR LESTARI

Kembali Update Delete

NIMB1A018149
NamamhsLATIFAH AMBAR LESTARI
Judul ArtikelStruktur Vegetasi Pepohonan Penyusun Hutan Pegunungan Rendah Lereng Timur Gunung Slamet
Abstrak (Bhs. Indonesia)Hutan Gunung Slamet merupakan hutan hujan tropis pegunungan rendah yang memiliki berbagai spesies tumbuhan. Keanekaragaman tumbuhan di hutan Gunung Slamet sangat penting bagi masyarakat sebagai penunjang kehidupan. Mengingat pentingnya kawasan hutan Gunung Slamet maka ekosistem di kawasan tersebut perlu dilestarikan. Pelestarian ekosistem memerlukan data dasar tentang jenis-jenis tumbuhan terutama pepohonan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur vegetasi pepohonan penyusun hutan pegunungan rendah di lereng timur Gunung Slamet. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik garis berpetak. Parameter yang diamati meliputi spesies-spesies pepohonan, jumlah individu spesies pepohonan, dan diameter batang spesies pepohonan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener, Indeks Kemerataan Jenis, Indeks Nilai Penting, dan Indeks Kesamaan Komunitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa di lokasi penelitian ditemukan 25 spesies tumbuhan pepohonan yang masuk ke dalam 18 famili. Spesies pepohonan yang dominan pada setiap ketinggian tempat terdapat perbedaan yaitu Schima wallichii (1250 mdpl), Lithocarpus javensis (1500 m dpl & 1750 m dpl), Dracontomelon sp (2000 m dpl & 2250 m dpl), dan Samarantu (2500 m dpl). Indeks keanekaragaman tumbuhan pepohonan cenderung menurun seiring dengan naiknya ketinggian tempat. Berdasarkan hasil analisis perbandingan komunitas menggunakan analisis indeks kesamaan komunitas menunjukan bahwa komunitas pepohonan antar ketinggian tempat sangat berbeda. Semakin jauh perbedaan ketinggian tempat antara kedua komunitas yang dibandingkan, maka semakin rendah tingkat kesamaan komunitasnya, sebaliknya semakin dekat jarak ketinggian yang dibandingkan maka semakin besar nilai kesamaan komunitasnya. Hal tersebut diakibatkan adanya perbedaan kondisi lingkungan setiap ketinggian.
Abtrak (Bhs. Inggris)Mount Slamet forest is a low mountain tropical rain forest that has various plant species. The diversity of plants in Mount Slamet forest is very important for the community as a supporter of life. The importance of the Mount Slamet forest area and the ecosystem in the area need to be preserved. Ecosystem conservation requires basic data on plant species, especially trees. The purpose of this research was to determine the vegetation structure of trees that composed the low mountain forest on the eastern slope of Mount Slamet. The sampling method in this study uses line quadrat technique. Parameters observed include tree species, number of individuals of each tree species, and diameter of tree species. The research data was analyzed using Shannon-Wiener Diversity Index, Species Evenness Index, Important Value Index, and Community Similarity Index. The result showed that at the research site there were 25 species belonging to 18 families with the most dominant species at each altitude including Schima wallichii (1250 m a.s.l), Lithocarpus javensis (1500 m a.s.l & 1750 m a.s.l), Dracontomelon sp (2000 m a.s.l & 2250 m a.s.l), dan Samarantu (2500 m a.s.l). The value of the Shannon-Wiener Diversity Index tends to decrease with increasing altitude, but the value of Evenness does not show a trend. The Community Similarity Index shows that the farther the altitude distance is compared the smaller the similarity index, on the contrary, the closer the altitude distance is compared, the greater of similarity index. This is due to differences in environmental conditions at each altitude.
Kata kunciGunung Slamet, lereng timur, keanekaragaman, vegetasi
Pembimbing 1Dr. Eming Sudiana, M.Si
Pembimbing 2Drs. Edy Yani, M.S
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2022-08-09 08:30:05.412958
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.