Artikel Ilmiah : D1A018136 a.n. DIKA SETIAWAN

Kembali Update Delete

NIMD1A018136
NamamhsDIKA SETIAWAN
Judul ArtikelProfil Kambing Kejobong Berdasarkan Paritas Litter Size dan Mortalitas di Sentra Pengembangan Kambing Kejobong Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dika Setiawan. Profil Kambing Kejobong Berdasarkan Paritas, Litter Size, dan Mortalitas di Sentra Pengembangan Kambing Kejobong Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas induk kambing Kejobong berdasarkan paritas, litter size, dan mortalitas di Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga tepatnya Kelompok Tani Ternak Ngudi Dadi yang merupakan sentra pengembangan kambing Kejobong. Materi yang digunakan adalah 70 ekor induk kambing Kejobong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengambilan data secara purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan mengelompokkan setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induk kambing Kejobong telah memasuki paritas pertama 21,43%, paritas kedua 44,28%, paritas ketiga 28,57% dan paritas keempat 5,72% telah melahirkan anak 121 ekor cempe dengan litter size satu 32,86%, litter size dua 61,43%, dan litter size 3 5,71% kemudian daya hidup dari anak yang dilahirkan sebesar 84,30% dan mortalitas sebesar 15,70%. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan paritas terbanyak adalah paritas kedua, litter size terbanyak adalah dua ekor, mortalitas relatif rendah dan paritas tidak mempengaruhi litter size dan daya hidup.
Abtrak (Bhs. Inggris)Dika Setiawan. Kejobong Goat Profile Based on Parity, Litter Size, and Mortality at the Kejobong Goat Development Center, Kejobong District, Purbalingga Regency. This study aims to determine the productivity of kejobong goat mothers based on parity, litter size, and mortality in Kejobong District, Purbalingga Regency, precisely the Ngudi Dadi Livestock Farmer Group which is the center of Kejobong goat development. The material used is 70 mother goats kejobong. The research method used is a survey method with purposive sampling data collection techniques. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis, namely by grouping each variable. The results showed that the mother goat Kejobong had entered the first parity of 21.43%, the second parity of 44.28%, the third parity of 28.57% and the fourth parity of 5.72% had given birth to 121 cempe cubs with litter size one 32.86%, litter size two 61.43%, and litter size 3 5.71% then the life force of the children born was 84.30% and mortality of 15.70%. Based on research , it can be concluded that the most parity is the second parity, the most litter size is two tails, mortality is relatively low and parity does not affect litter size and life force.
Kata kunciKambing Kejobong, paritas, litter size, mortalitas, KTT Ngudi Dadi
Pembimbing 1Setya Agus Santosa, S.Pt., M.P.
Pembimbing 2Dewi Puspita Candrasari, S.Pt., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2022-08-08 18:16:10.653402
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.