Artikel Ilmiah : C1B009094 a.n. ANGGI ARINTA PUTRI

Kembali Update Delete

NIMC1B009094
NamamhsANGGI ARINTA PUTRI
Judul ArtikelANALISIS KEBIJAKAN PRIVATISASI PADA BUMN YANG LISTING
DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2000-2011
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan kebijakan privatisasi adalah meningkatkan kinerja perusahaan dan nilai tambah BUMN. Penelitian ini menanalisis apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan BUMN sebelum dan sesudah privatisasi. Pengujian menggunakan 8 variabel pembeda berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: KEP-100/MBU/2002 tentang Tata Cara Penilaian Kesehatan BUMN Non Jasa Keuangan yaitu ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Period, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio Modal Sendiri terhadap Total Aktiva selama 2 tahun sebelum dan 2 tahun sesudah privatisasi.
Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu BUMN non jasa keuangan dan non infrastruktur yang melakukan IPO selama tahun 2000-2011. Sampel pada penelitian ini sebanyak 7 perusahaan yang melakukan revenue privatization yaitu PT Indofarma Tbk., PT Kimia Farma (Persero) Tbk., PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk., PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk., PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Wijaya Karya Tbk., dan PT Jasa Marga Tbk. Analisis hipotesis menggunakan Paired Sample T-test.
Penelitian ini memberikan hasil empiris bahwa tidak terdapat perbedaan ROI, Rasio Kas, Collection Period, Perputaran Persediaan, dan Rasio Modal Sendiri terhadap Total Aktiva yang signifikan sedangkan pada variabel ROE, Rasio Lancar, dan Perputaran Total Asset terdapat perbedaan yang signifikan pada BUMN setelah privatisasi.
Kata Kunci: Badan Usaha Milik Negara, Kebijakan Privatisasi, Kinerja keuangan
Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of Privatization Policy is to improve performance and value added of BUMN. This research analyze, is there differentiation of financial performance in BUMN before and after privatization. The test used 8 distinguishing variable according to Minister Decree No: KEP-100/ MBU/2002 with based on the financial aspects of eight indicators are Return On Equity, Return On Investment, Cash Ratio, Current Ratio, Collection Period, Inventory Turnover, Total Asset Turnover, and Total Equity to Total Assets, during 2 years before and 2 years after privatization.
This research used purposive sampling method, the requisites are non-financial sector and non-infrastructure BUMN which committed IPO during 2000-2011. The samples of this research are 7 State-Own Company which execute revenue privatization, PT Indofarma Tbk., PT Kimia Farma (Persero) Tbk., PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk., PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk., PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Wijaya Karya Tbk., dan PT Jasa Marga Tbk. To analyze the hypothesis, this research used Paired Sample T-test.
The research gives empirical findings that there was no significant difference from ROI, Cash Ratio, Collection Period, Inventory Turnover, and Total Equity to Total Assets whereas ROE, Current Ratio, and Total Asset Turnover were significantly different in BUMN after privatization.
Keywords: State-Own Company, Privatization Policy, Financial Performance
Kata kunciBadan Usaha Milik Negara, Kebijakan Privatisasi, Kinerja keuangan
Pembimbing 1Drs. H. Bambang Sunarko, MM
Pembimbing 2Drs. Suwayo, M. Si
Pembimbing 3Sri Lestari , S.E., M. Si
Tahun2012
Jumlah Halaman81
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.