Artikel Ilmiah : I1C018021 a.n. KHOFIFAH PROBO KUSUMANINGRUM

Kembali Update Delete

NIMI1C018021
NamamhsKHOFIFAH PROBO KUSUMANINGRUM
Judul ArtikelSTUDI POTENSI SENYAWA AKTIF ANTIKANKER SEBAGAI INHIBITOR EGFR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Epidermal Growth Factor menjadi salah satu agen target molekuler dalam pengembangan obat antikanker. Senyawa pinosembrin, α-mangostin, γ-mangostin, galangin, pinostrobin, sinamaldehid, andrografolid, kukumin, xantorizol, etil p-metoksisinamat, alashanoid b dilaporkan memiliki aktivitas antikanker. Penelitian ini bertujuan melakukan uji aturan lipinski dan penambatan molekuler terhadap senyawa tersebut sehingga dapat dijadikan dasar untuk pengembangan obat baru. Penelitian eksperimental yang dilakukan yaitu sebelas senyawa diuji aturan lipinski menggunakan web SCFBIO dilanjutkan dengan molecular docking. Molecular docking dilakukan dengan 5 cara yaitu mengunduh struktur EGFR dari PDB, Preparasi protein menggunakan AutoDock Tools, penambatan kembali dengan ligan natif menggunakan AutoDock Vina, perhitungan nilai RMSD menggunakan PyMol dan visualisasi hasil menggunakan BIOVIA Discovery Studio. Hasil aturan lipinski yaitu semua senyawa uji memenuhi aturan lipinski. Hasil molecular docking yaitu nilai energi ikatan (kkal/mol) pada senyawa pinosembrin (-8,7), α-mangostin (-8,6), γ-mangostin (-8,4), galangin (-8,4), pinostrobin (-8,3), dan kurkumin (-8,3) lebih rendah dibandingkan senyawa kontrol erlotinib (-7,9). Keenam senyawa tersebut membentuk ikatan hidrogen, hidrofobik, dan elektrostatik terhadap sisi aktif dari EGFR. Senyawa pinosembrin, α-mangostin, γ-mangostin, galangin, pinostrobin, dan kurkumin memiliki fisikokimia yang baik dan berpotensi sebagai inhibitor EGFR.
Abtrak (Bhs. Inggris)Epidermal Growth Factor is one of the molecular target agents in the development of anticancer drugs. Compounds of pinosembrine, α-mangostin, γ-mangostin, galangin, pinostrobin, cinnamaldehyde, andrographolide, kukumin, xanthorizol, ethyl p-methoxycinnamate, alashanoid b were reported to have anticancer activity. This study aims to test Lipinski's rule and molecular anchorage of these compounds so that they can be used as the basis for the development of new drugs. Experimental research conducted, namely eleven compounds tested by Lipinski's rule using SCFBIO web followed by molecular docking. Molecular docking is carried out in 5 ways, namely downloading the EGFR structure from PDB, protein preparation using AutoDock Tools, re-tethering with native ligands using AutoDock Vina, calculating RMSD values using PyMol and visualizing the results using BIOVIA Discovery Studio. The result of Lipinski's rule is that all test compounds meet Lipinski's rule. The results of molecular docking are the bond energy values (kcal/mol) in pinosembrin (-8.7), α-mangostin (-8.6), γ-mangostin (-8.4), galangin (-8.4), pinostrobin (-8.3), and curcumin (-8.3) were lower than the control compound erlotinib (-7.9). The six compounds formed hydrogen, hydrophobic, and electrostatic bonds to the active site of EGFR. Pinosembrin, α-mangostin, γ-mangostin, galangin, pinostrobin, and curcumin compounds have good physicochemical properties and have potential as EGFR inhibitors.
Kata kunciLipinski, EGFR, Penambatan Molekuler
Pembimbing 1apt. Nur Amalia Choironi, M.Si.
Pembimbing 2Dr. M. Salman Fareza, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2022-08-04 10:47:34.208426
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.