Artikel Ilmiah : L1B018048 a.n. GALANG PRAMUDYA

Kembali Update Delete

NIML1B018048
NamamhsGALANG PRAMUDYA
Judul ArtikelPERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG MAGGOT DALAM PAKAN KOMERSIAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan. Pakan menghabiskan sekitar 60-70% dari total biaya produksi. Diperlukan pakan alternatif pengganti tepung ikan yang kaya akan protein untuk mengurangi biaya pakan. Maggot BSF memiliki kandungan protein cukup tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung maggot dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan benih ikan nila dan mengetahui persentase penambahan tepung maggot dalam pakan komersial yang efisien untuk pertumbuhan benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 3 pengulangan. Parameter utama yang diamati meliputi laju pertumbuhan spesifik (SGR), pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak dan efisiensi pakan. Sedangkan parameter pendukung yaitu kualitas air. Hasil penelitian menunjukan laju pertumbuhan spesifik berkisar 4,25-4,68%, pertumbuhan berat mutlak berkisar 3,17-4,77 g, pertambahan panjang mutlak berkisar 2,73-3,18 cm, efisiensi pakan berkisar 1,59-1,68%, dan kualitas air media pemeliharaan yaitu suhu berkisar 27,1-30,6 ℃ dan pH sebesar 7. Persentase penambahan tepung maggot yang efisien dan dapat digunakan sebagai bahan campuran pada pakan yaitu berkisar 10-20%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tilapia (Oreochromis niloticus) is a fishery commodity that has bright prospects for development. Feed takes up about 60-70% of the total production cost. An alternative feed is needed to replace fish meal which is rich in protein to reduce feed costs. Maggot BSF has a fairly high protein content, so it can be used as an alternative feed ingredient. The purpose of this study was to determine the effect of adding maggot flour in commercial feed to the growth of tilapia fry and to determine the percentage of addition of maggot in commercial feed which was efficient for the growth of tilapia fry (Oreochromis niloticus). The experimental design used a completely randomized design (CRD) which consisted of 4 treatments with 3 repetitions. The main parameters observed included specific growth rate (SGR), absolute weight growth, absolute length gain and feed efficiency. While the supporting parameters are water quality. The results showed the specific growth rate ranged from 4,25-4,68%, absolute weight growth ranged from 3,17-4,77 g, absolute length increase ranged from 2,73-3,18 cm, feed efficiency ranged from 1,59-1,68%, and the water quality of the maintenance media is the temperature ranges from 27,1-30,6 ℃ and a pH of 7. The percentage addition of maggot which is efficient and can be used as a mixture in feed is in the range of 10-20%.
Kata kunciOreochromis niloticus, tepung maggot, laju pertumbuhan.
Pembimbing 1Prof. Ir. H. Purnama Sukardi, Ph. D.
Pembimbing 2Ir. Sri Marnani, M. Si.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2022-08-01 22:36:07.775791
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.