Artikel Ilmiah : B1A017136 a.n. REFIKA PERMATA PURI

Kembali Update Delete

NIMB1A017136
NamamhsREFIKA PERMATA PURI
Judul ArtikelKEANEKARAGAMAN SIRSAK (Annona muricata L.)
DI BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tanaman sirsak di Indonesia tumbuh dengan baik dan menyebar mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi, pada ketinggian 1000 mdpl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman tanaman sirsak di Banjarnegara berdasarkan karakter morfologi dan hubungan kemiripannya. Penelitian dilakukan mengunakan metode survey dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Dengan variabel karakter morfologi meliputi batang, daun, bunga ,buah dan biji. Data yang diperoleh dianalisis mengunakan metode UPGMA dengan software Mega 6.0. Hubungan kemiripan dari 12 aksesi sirsak membentuk 2 klaster utama dengan klaster 1 terdiri dari sirsak Tasaba, Beji, Watuurip, Pucung, Kalilawang, Punthuk, Kepongok, Sidengan sedangkan klaster 2 terdiri dari Sirsak Wetan, Pedali, Krajan dan Masaran. Hubungan kemiripan terdekat dengan indeks disimilaritas 0,333 antara sirsak Krajan dengan sirsak Wetan, sirsak Sidengen dengan sirsak Keponggok, sirsak Tasaba dengan sirsak Watuurip, sedangkan hubungan kemiripan terjauh memiliki indeks disimilaritas 0,917 antara sirsak Beji dengan sirsak Pedali.
Abtrak (Bhs. Inggris)Soursop plants in Indonesia grow well and spread from the lowlands to the highlands, at an altitude of 1000 meters above sea level. The purpose of this study was to determine the diversity of soursop plants in Banjarnegara based on morphological characters and their similarity relationships. The research was conducted using a survey method with a purposive random sampling technique. With variable morphological characters include stems, leaves, flowers, fruit and seeds. The data obtained were analyzed using the UPGMA method with Mega 6.0 software. The similarity relationship of 12 accessions of soursop formed 2 main clusters with cluster 1 consisting of soursop Tasaba, Beji, Watuurip, Pucung, Kalilawang, Punthuk, Kepongok, Sidengan while cluster 2 consisted of soursop Wetan, Pedali, Krajan and Masaran. The closest similarity relationship with dissimilarity index was 0.333 between Krajan soursop and Wetan soursop, Sidengen soursop and Keponggok soursop, Tasaba soursop and Watuurip soursop, while the furthest similarity relationship had a disimilarity index of 0.917 between Beji soursop and Pedali soursop.
Kata kuncihubungan kemiripan, keanekaragaman, karakter morfologi, sirsak
Pembimbing 1Dra. wiwik Herawati M.Sc.
Pembimbing 2Drs. Sukarsa M.Si
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2022-07-27 14:32:16.990275
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.