Artikel Ilmiah : E1A018344 a.n. LINLIN SEPTI UTARI

Kembali Update Delete

NIME1A018344
NamamhsLINLIN SEPTI UTARI
Judul ArtikelTINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DALAM PROSES RITUAL
( Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 253/Pid.B/2018/PN.Cms )
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tindak pidana pembunuhan semakin banyak terjadi di masyarakat, hal ini dapat dilihat dari angka kematian yang diakibatkan oleh kejahatan pembunuhan yang akhir-akhir ini cukup tinggi. Salah satu tindak pidana pembunuhan yang terjadi yaitu terdapat pada kasus dalam Putusan Nomor 253/Pid.B/2018/PN.Cms, dalam putusan tersebut tindak pidana pembunuhan itu terjadi dalam suatu proses ritual untuk mendapatkan ilmu kebal. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan unsur-unsur Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis dan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan yang diuraikan secara sistematis. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Perapan unsur-unsur Pasal 338 KUHP dalam perkara Nomor 253/Pid.B/2018/PN.Cms sudah sesuai, namun bentuk kesengajaan dalam perbuatan terdakwa merupakan bentuk kesengajaan dengan sadar kemungkinan. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam Putusan Nomor 253/Pid.B/2018 PN. Cms sudah sesuai, namun menurut penulis pidana yang dijatuhkan itu dirasa terlalu berat. Saran dari penulis terhadap penelitian ini Majelis Hakim dalam melakukan pertimbangan hukum selain harus memperhatikan mengenai pertimbangan yuridis, juga harus memperhatikan pertimbangan sosiologis (nonyuridis).
Abtrak (Bhs. Inggris)The crime of murder is increasingly happening in society, this can be seen from the death rate caused by the crime of murder which has recently been quite high. One of the crimes of murder that occurred is in the case in Decision Number 253/Pid.B/2018/PN.Cms, in that decision the crime of murder occurred in a ritual process to gain invulnerability.This research aims to find out the application of Article 338 of the Criminal Code (KUHP) and the judge's legal considerations in imposing criminal sanctions of the crime of murder. The research methods used in this research are normative juridical methods, with descriptive analytical research specifications and used secondary data obtained through literature and systematically deciphered. This research can be concluded that the application of the elements of Article 338 of the Criminal Code in case Number 253/Pid.B/2018/PN.Cms is appropriate, but the form of intentionality in the defendant's actions is a form of intentional awareness of the possibility. The judge's consideration in imposing a sentence on the defendant in Decision Number 253/Pid.B/2018 PN. Cms is appropriate, but according to the author, the sentence imposed is too heavy. Suggestions from the author on this research, the Panel of Judges in carrying out legal considerations in addition to paying attention to juridical considerations, must also pay attention to sociological (non-juridical) considerations.
Kata kunciKesengajaan, Pembunuhan, Sanksi Pidana, Tindak Pidana
Pembimbing 1Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum
Pembimbing 2Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H
Pembimbing 3Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H
Tahun2022
Jumlah Halaman24
Tgl. Entri2022-07-25 10:46:07.511082
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.