Artikel Ilmiah : D1B020013 a.n. NUGRAENI RAHMAN

Kembali Update Delete

NIMD1B020013
NamamhsNUGRAENI RAHMAN
Judul ArtikelKECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PAKAN BERBASIS Indigofera sp.
DENGAN BENTUK YANG BERBEDA SECARA IN VITRO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indigofera sp. merupakan hijauan makanan ternak kelompok leguminosa yang memiliki kandungan protein yang tinggi serta produktivitasnya tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mengkaji kecernaan bahan kering dan bahan organik pakan berbasis Indigofera sp. dengan bentuk yang berbeda. Materi yang digunakan pada penelitian yaitu pakan yang terdiri dari konsentrat, rumput lapang, Indigofera sp. bentuk segar pengovenan 1 jam, Indigofera sp. bentuk kering/hay, Indigofera sp. bentuk tepung dan cairan rumen kambing. Rancangan yang digunakan pada penelitian yaitu rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan ulangan sebanyak 5 kali. Perlakuan terdiri dari P0: 20% rumput+80% konsentrat ; P1: 20% rumput+40% konsentrat+40% Indigofera sp. segar pengovenan 1 jam; P2: 20% rumput+40% konsentrat+40% Indigofera sp. kering; dan P3: 20% rumput+40% konsentrat+40% Indigofera sp. tepung. Hasil penelitian diperoleh rataan kecernaan bahan kering pada P0: 65,86±4,01%; P1: 66,19±6,01%; P2: 69,26±5,92%; dan P3 62,52±5,02%. Sedangkan rataan kecernaan bahan organik pada P0: 45,24±4,62%; P1: 45,59±4,37%; P2: 46,19±4,48%; dan P3: 41,88±1,59%. Terdapat kecenderungan nilai kecernaan bahan kering dan bahan organik pada pemberian Indigofera sp. bentuk kering atau hay. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pakan ternak berbasis Indigofera sp. dengan bentuk berbeda memberikan respon yang sama terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indigofera sp. is a forage group of legumes that has a high protein content and high productivity. This study aims to determine and assess the digestibility of dry matter and organic matter based on Indigofera sp. with different shapes. The material used in the study was feed consisting of concentrate, field grass, fresh Indigofera sp. 1 hour oven form, dry Indigofera sp. form, flour Indigofera sp. form, and goat’s rumen fluid. The design used in this study was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. The treatment were P0: 20% grass+80% concentrate ; P1: 20% grass+40% concentrate+40% fresg Indigofera sp.1 hour oven; P2: 20% grass+40% concentrate+40% dry Indigofera sp.; and P3: 20% grass + 40% concentrate + 40% flour Indigofera sp. The results of the study obtained the average dry matter digestibility at P0: 65.86±4.01%; P1: 66.19±6.01%; P2: 69.26±5.92%; and P3 62.52±5.02%. While the average organic matter digestibility are P0: 45.244.62%, P1: 45.594.37%, P2: 46.194.48%, and P3: 41.881.59%. There was a tendency for dry matter and organic matter digestibility values to be given to Indigofera sp. dry or hay form. Results of the analysis of variance showed that the treatment given had no significant effect (P>0.05) on the digestibility of dry matter and organic matter. The conclusion of this research is that the animal feed based on Indigofera sp. different forms gives the same response to dry matter and organic matter digestibility.
Kata kunciIndigofera sp. segar pengovenan 1 jam, Indigofera sp. kering, Indigofera sp. tepung, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik
Pembimbing 1Agustinah Setyaningrum
Pembimbing 2Imbang Haryoko
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2022-07-25 08:05:46.910599
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.