Artikel Ilmiah : E1A018147 a.n. SALSABILA DIAS PRADYTA

Kembali Update Delete

NIME1A018147
NamamhsSALSABILA DIAS PRADYTA
Judul ArtikelPEMBATALAN PERKAWINAN AKIBAT HUBUNGAN SEDARAH (Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Agama Lubuklinggau Nomor 80/Pdt.G/2017/PA.LLG)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peneliti dilatarbelakangi oleh keingintahuan tentang pembatalan perkawinan karena hubungan sedarah jika dilihat dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Hukum Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana dasar pertimbangan hukum Hakim dalam membatalkan perkawinan hubungan sedarah terhadap putusan Pengadilan Agama Lubuklinggau Nomor 80/Pdt.G/2017/PA.LLG. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan jenis penelitian hukum yang mengambil data kepustakaan. Penelitian yuridis normatif yang merupakan penelitian utama dalam penelitian ini, adalah penelitian hukum kepustakaan. Dalam penelitian ini bahan pustaka merupakan data dasar penelitian yang digolongkan sebagai data sekunder.
Hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil simpulan bahwa, pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan karena hubungan sedarah sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 8 huruf (a) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo. Pasal 39 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam, dan Q.S An-Nisa ayat 23. Mengenai pegawai yang lalai, pertimbangan hakim menyebutkan itu bertentangan dengan ketentuan Pasal 20 dan Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo. Pasal 6 ayat (1) dan Pasal 10 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975. Menurut peneliti, itu bukan kelalaian melainkan kurang kehati-hatian, sebaiknya hakim menambahkan Pasal 6 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 7 huruf (c), Pasal 64, dan Pasal 68 Kompilasi Hukum Islam untuk memperkuat putusan tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)The researcher was motivated by curiosity about the annulment of marriage due to incest if seen in Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and Islamic Law.
The formulation of the problem in this study is how the judge's legal considerations in canceling incest marriages against the decision of the Lubuklinggau Religious Court Number 80/Pdt.G/2017/PA.LLG. This study uses a normative juridical method with the type of legal research that takes library data. The normative juridical research, which is the main research in this research, is library law research. In this study, the library material is the basic research data which is classified as secondary data.
The results of the research and discussion can be concluded that the judge's legal considerations in granting the application for annulment of marriage due to incest are in accordance with Article 2 paragraph (1) and Article 8 letter (a) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage jo. Article 39 paragraph (1) of the Compilation of Islamic Law, and Q.S An-Nisa paragraph 23. Regarding negligent employees, the judge's consideration stated that it was contrary to the provisions of Article 20 and Article 21 paragraph (1) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage jo. Article 6 paragraph (1) and Article 10 paragraph (1) of Government Regulation Number 9 of 1975. According to the researcher, it is not negligence but lack of prudence, the judge should add Article 6 paragraph (2) of Government Regulation Number 9 of 1975 jo. Article 7 letter (c), Article 64, and Article 68 of the Compilation of Islamic Law to strengthen the decision.
Kata kunciPembatalan Perkawinan, Hubungan Sedarah, Penipuan
Pembimbing 1Dr. Siti Muflichah, S.H., M.H.
Pembimbing 2Haedah Faradz, S.H., H.H.
Pembimbing 3Prof. Tri Lisiani Prihatinah, S.H., M.A., Ph.D.
Tahun2022
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2022-07-23 08:38:02.44334
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.