| NIM | A1D018116 |
| Namamhs | MUHAMMAD NUR BADRUSSALAM |
| Judul Artikel | PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DAN JAGUNG BIASA DENGAN BERBAGAI SALINITAS UDARA PADA MEDIA TANAH PASIR PANTAI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tanaman jagung (Zea mays) merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Kebutuhan jagung nasional setiap tahun mengalami peningkatan sementara lahan pertanian semakin berkurang karena alih fungsi lahan pertanian. Penggunaan lahan pasir pantai menjadi salah satu upaya peningkatan produksi jagung. Salah satu kendala budidaya di lahan pesisir adalah salinitas udara. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan respon pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada beragam tingkat salinitas udara, serta menjelaskan indeks toleran salinitas udara tanaman jagung yang dibudidayakan pada media pasir pantai. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan yaitu jenis tanaman (Jagung manis Bonanza 9 F1 dan Jagung biasa Bisi 18) dan kadar salinitas udara (0 mS, 6 mS, 12 mS, dan 18 mS) dengan tiga kali ulangan. Hasil analisis menunjukkan pada perlakuan jenis tanaman, pertumbuhan dan hasil tanaman jagung biasa (Bisi 18) lebih baik dibanding jagung manis (Bonanza 9 F1). Peningkatan salinitas udara menurunkan luas daun, bobot segar biji, bobot kering biji, dan jumlah biji jagung. Indeks toleransi tanaman jagung biasa (Bisi 18) pada kadar salinitas udara 18 mS tanaman masih toleran, sementara tanaman jagung manis (Bonanza 9 F1) tidak toleran pada salinitas udara 6 mS. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Corn (Zea mays) is one of Indonesia's most widely consumed food crops. The national corn demands have increased every year while agricultural land is decreasing due to the conversion of agricultural land. The use of coastal land is one of the efforts to increase corn production. One of the obstacles to cultivation on coastal land is air salinity. This study aimed to explain the response to the growth and yield of corn at various levels of air salinity and the air salinity tolerance index of corn cultivated in coastal sand media. This research was conducted using a Completely Randomized Block Design method with two treatment factors: the type of plant (sweet corn Bonanza 9 F1 and regular corn Bisi 18) and air salinity levels (0 mS, 6 mS, 12 mS, and 18 mS) with three replications. The analysis showed that the growth and yield of ordinary corn (Bisi 18) in the treatment of plant species was better than that of sweet corn (Bonanza 9 F1). Increasing air salinity decreased leaf area, seed fresh weight, dry seed weight, and the number of corn kernels. The tolerance index of regular corn (Bisi 18) at air salinity of 18 mS was still tolerant, while sweet corn (Bonanza 9 F1) was not tolerant at air salinity of 6 mS. |
| Kata kunci | salinitas udara, pasir pantai, jagung, pertumbuhan, hasil |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Saparso, M.P. |
| Pembimbing 2 | Woro Sri Suharti, S.P., M.P., Ph.D. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2022-07-18 11:10:39.322326 |
|---|