Artikel Ilmiah : F1F016046 a.n. RIZQY AKBAR PERDANA

Kembali Update Delete

NIMF1F016046
NamamhsRIZQY AKBAR PERDANA
Judul ArtikelANALISIS PERSAINGAN ARAB SAUDI DAN IRAN SEBAGAI ANCAMAN
TERHADAP STABILITAS KAWASAN TIMUR TENGAH TAHUN 2011-2017
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian yang berjudul “Analisis Persaingan Arab Saudi dan Iran Sebagai Ancaman Terhadap Stabilitas Kawasan Timur Tengah tahun 2011-2017” ini memiliki fokus penelitian mengenai bagaimana Arab Saudi dan Iran bersaing dalam memperebutkan pengaruh dalam politik domestik negara-negara yang berada dalam Kawasan Timur
Tengah. Penelitian ini menggunakan teori Regional Security Complex oleh Barry
Buzan dan Ole Waever, dimana berdasarkan teori RSC, politik regional juga
membentuk hubungan polaritas yang berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan identitas, kesamaan sistem politik domestik, hingga pengaruh kekuatan dari luar region tersebut. Arab Saudi dengan identitas Sunni-nya berusaha mempengaruhi negara-negara Timur Tengah lainnya dengan membentuk Gulf Cooperation Council (GCC). Iran dengan identitas Syiah-nya dan juga sebagai minoritas membangun kekuatan dan pengaruh lewat pemberontak-pemberontak Syiah di negara-negara yang dikuasai oleh pemerintahan Sunni. Penelitian ini menjelaskan secara rinci bagaimana
historis dari persaingan kedua negara tersebut, faktor apa saja yang menyebabkannya, serta bagaimana kedau negara tersebut mempengaruhi politik domestik negara-negara di kawasan Timur Tengah.


Abtrak (Bhs. Inggris)This study entitled “Analysis of Saudi Arabia and Iran Competition as a Threat to the
Stability of the Middle East Region between 2011-2017”, focuses on research on how
Saudi Arabia and Iran compete for influence in the domestic politics of countries in the
Middle East Region. This study uses the Regional Security Complex theory by Barry
Buzan and Ole Waever, where based on the RSC theory, regional politics also forms a
polarity relationship based on certain similarities, such as the similarity of identity, the
similarity of the domestic political system, to the influence of forces from outside the
region. Saudi Arabia with its Sunni identity is trying to influence other Middle Eastern
countries by forming the Gulf Cooperation Council (GCC). Iran with its Shia identity
and also as a minority builds power and influence through Shia rebels in countries
ruled by Sunni governments. This study explains in detail how the history of the
competition between the two countries, what factors caused it, and how the two
countries influenced the domestic politics of countries in the Middle East region.

Kata kunciKata kunci: Arab Saudi, Gulf Cooperation Council (GCC), Iran, Sunni, Syiah, Timur Tengah
Pembimbing 1Soni Martin Anwar, S.IP., MA
Pembimbing 2Muhammad Yamin, S.IP., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman66
Tgl. Entri2022-07-15 13:01:45.880869
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.