Artikel Ilmiah : G1A018041 a.n. AL AYUBI ANCASMANA FEBTINO

Kembali Update Delete

NIMG1A018041
NamamhsAL AYUBI ANCASMANA FEBTINO
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA LAMA PENYEMPROTAN DENGAN GEJALA KERACUNAN PESTISIDA PADA PETANI DI DESA REMPOAH KECAMATAN BATURADEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Pestisida merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk memelihara tumbuhan. Penggunaan pestisida di Indonesia tergolong cukup tinggi karena merupakan negara agraria. Penggunaan pestisida yang berlebihan dan tidak terkendali dapat menyebabkan keracunan, terutama pada petani. Gejala klinis keracunan pestisida golongan organofosfat menimbulkan efek pada tubuh, yaitu : mata, pengeluaran cairan tubuh, saluran cerna, saluran nafas, kardiovaskuler, sistem saraf pusat, dan otot. Petani memiliki resiko keracunan akibat paparan pestisida dipengaruhi oleh lama penyemprotan. Desa Rempoah merupakan salah satu desa di Kecamatan Baturaden yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai seorang petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan lama penyemprotan terhadap gejala keracunan pestisida pada petani di Desa Rempoah Kecamatan Baturaden. Metode: Jenis penelitian adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan Cross sectional study, pengumpulan data dengan kuesioner. Populasi dalam peneltian dengan teknik penarikan sampel menggunakan probability sampling dengan cara accidental sampling sebanyak 53 responden. Teknik analisis data dengan menggunakan uji Chi square. Hasil: Dihasilkan bahwa dari 24 responden dengan lama penyemprotan yang ideal (<2jam/hari), 9 responden bergejala dan dari 29 responden dengan lama penyemprotan tidak ideal, 13 orang bergejala. Analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi Square diperoleh nilai p value = 0,590 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara lama penyemprotan dengan gejala keracunan pestisida pada petani di Desa Rempoah Kecamatan Baturaden.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Pesticides are chemical compounds used to maintain plants. The use of pesticides in Indonesia is quite high because it is an agrarian country. Excessive and uncontrolled use of pesticides can cause poisoning, especially for farmers. Clinical symptoms of organophosphate pesticide poisoning cause effects on the body, eyes, body fluid expenditure, gastrointestinal tract, respiratory tract, cardiovascular, central nervous system, and muscle. Farmers have a risk of poisoning due to pesticide exposure which is influenced by the length of spraying. Rempoah Village is one of the villages in Baturaden District where the majority of the population is a farmer. This study aims to analyze the relationship between spraying duration and symptoms of pesticide poisoning in farmers in Rempoah Village, Baturaden District. Methods: The type of research is an analytic survey using a cross sectional study approach, collecting data using a questionnaire. The population in this study with a sampling technique using probability sampling by accidental sampling as many as 53 respondents. Data analysis technique using Chi square test. Results: It was found that from 24 respondents with an ideal spraying time (<2 hours/day), 9 respondents were symptomatic and from 29 respondents with a non-ideal spraying time, 13 people were symptomatic. Bivariate analysis using Chi Square statistical test obtained p value = 0.590 (p>0.05). Conclusion: There is no relationship between duration of spraying and symptoms of pesticide poisoning in farmers in Rempoah Village, Baturaden District.
Kata kunciGejala Keracunan Pestisida, Lama Penyemprotan, Petani
Pembimbing 1dr. Agung Saprasetya D. L., M.Sc. PH
Pembimbing 2Dr. dr. Nendyah Roestijawati, M.K.K
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2022-07-12 10:15:00.300147
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.