Artikel Ilmiah : A1A018030 a.n. ULFI ALFIATUR RIFA
| NIM | A1A018030 |
|---|---|
| Namamhs | ULFI ALFIATUR RIFA |
| Judul Artikel | KAJIAN NILAI TAMBAH UBI KAYU MENJADI OPAK PADA PENGRAJIN OPAK DI DESA KARANGDADAP, KALIBAGOR, BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pengrajin opak ubi kayu merupakan pelaku usaha mikro yang bergerak dibidang pengolahan pangan yang memanfaatkan ubi kayu sebagai bahan baku utamanya. Usaha pembuatan opak tidak mengalami peningkatan karena semua komponen usaha sudah terpola secara turun temurun, belum adanya inovasi terhadap kemasan produk dan keterbatasan penggunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghitung besarnya biaya, penerimaan dan keuntungan, (2) Menghitung besarnya nilai tambah dari produk ubi kayu menjadi Opak, (3) Mengetahui tingkat efisiensi usaha. Lokasi penelitian ditentukan secara (Purposive) di Desa Karangdadap kecamatan Kalibagor kabupaten Banyumas. Waktu penelitian dilaksanakan pada Februari sampai Maret 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Rancangan pengambilan sampel dilakukan secara teknik non probability sampling yakni sensus atau sampling total. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan dan keuntungan, Analisis Nilai Tambah, dan Revenue Cost Ratio. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Usaha pengolahan ubi kayu menjadi opak menguntungkan. Proses produksi opak memerlukan rata-rata biaya total sebesar Rp9.363.163, dengan penerimaan rata-rata yang didapatkan sebesar Rp11.986.475 sehingga keuntungan rata-rata yang diperoleh pengrajin adalah sebesar Rp2.623.312; (2) Nilai tambah opak ubi kayu adalah sebesar Rp1.924 per kilogram dengan rasio nilai tambah sebesar 35 persen; (3) Usaha pengolahan ubi kayu menjadi opak efisien atau menguntungkan secara ekonomi diukur dengan R/C ratio yang diperoleh sebesar 1,29. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Craftsmen of Opak cassava were micro-business actors engaged in food processing that utilizes cassava as the main raw material. The opak manufacturing business had not increased because all business components have been patterned from generation to generation, there is no innovation in product packaging, and the limited use of technology. This study aims to: (1) Knowing the costs, revenues, and profits (2) Knowing the added-value of cassava products into opak, (3) Knowing the level of business efficiency. The research location was determined purposively ini Karangdadap Village, Kalibagor District, and Banyumas City. The time of the research was carried out from February to March 2022. The research method used was a survey. The sampling design used a non probability sampling technique, namely census or total sampling. The data analysis used was cost and income Analysis, Value Added Analysis, and Revenue Cost Ratio. The result showed: (1) The business of processing cassava into Opak was profitable. The opak production process requires an average total cost of IDR 9.363.163, with average revenue of IDR11.986.475, so the average profit obtained by craftsmen is IDR2.623.312; (2) The added-value of cassava Opak is IDR1.924/Kg with a ratio 35 percent; (3) The business of processing cassava into Opak is efficient or economically profitable as measured by the R/C ratio obtained by 1,29. |
| Kata kunci | Opak ubi kayu, Biaya dan pendapatan, Nilai tambah, Efisiensi. |
| Pembimbing 1 | Sri Widarni |
| Pembimbing 2 | Endang Sriningsih |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2022-07-06 11:31:05.843435 |