Artikel Ilmiah : I1C018074 a.n. NUR INTAN ADITYA MUNINGGAR

Kembali Update Delete

NIMI1C018074
NamamhsNUR INTAN ADITYA MUNINGGAR
Judul ArtikelPOTENSI INTERAKSI OBAT AZITROMISIN PADA PASIEN COVID-19 RAWAT INAP DI RSUD BANYUMAS PERIODE JULI 2020-JUNI 2021
Abstrak (Bhs. Indonesia)COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Terapi antibiotik untuk mengatasi COVID-19 menurut Pedoman Tatalaksana COVID-19 di Indonesia diantaranya yaitu azitromisin, levofloksasin, dan seftriakson. Penggunaan antibiotik diperuntukkan pada pasien dengan kemungkinan ko-infeksi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi obat azitromisin dengan terapi lain pada pasien COVID-19 yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan catatan rekam medik pasien COVID-19 rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas periode Juli 2020-Juni 2021. Database yang digunakan dalam identifikasi potensi interaksi obat yaitu lexicomp dan drugbank. Sebanyak 221 pasien diinklusi dengan 122 pasien (55,21%) adalah perempuan. Jumlah pasien yang mengalami potensi interaksi obat sebanyak 199 pasien (90%), dengan jumlah kejadian potensi interaksi obat sebanyak 289 kasus. Potensi interaksi obat terbanyak terjadi pada azitromisin dengan omeprazole dengan jumlah kejadian sebanyak 85 kasus (29,41%) dengan tingkat keparahan moderate dan mekanisme secara farmakokinetik. Pemberian terapi azitromisin dengan obat lain untuk pasien COVID-19 di RSUD Banyumas memiliki potensi interaksi.
Abtrak (Bhs. Inggris)COVID-19 is a disease caused by SARS-CoV-2. Antibiotic therapies to treat COVID-19 according to the COVID-19 Management Guidelines in Indonesia include azithromycin, levofloxacin, and ceftriaxone. The use of antibiotics is reserved for patients with possible bacterial co-infection. This study aims to determine the potential interaction of azithromycin with other therapies in COVID-19 patients who are hospitalized at the Banyumas Regional General Hospital. This study is a descriptive observational study and data collection was carried out retrospectively based on medical records of hospitalized COVID-19 patients at the Banyumas Regional General Hospital for the period July 2020-June 2021. The databases used to identify potential drug interactions were lexicomp and drugbank. A total of 221 patients were included with 122 patients (55.21%) being women. The number of patients experiencing potential drug interactions was 199 patients (90%), with the number of potential drug interactions being 289 cases. The most potential drug interactions occurred in azithromycin with omeprazole with a total of 85 cases (29.41%) with moderate severity and pharmacokinetic mechanism. The administration of azithromycin therapy with other drugs for COVID-19 patients at the Banyumas Hospital has the potential for interactions.
Kata kunciAzitromisin, Potensi Interaksi Obat, COVID-19, RSUD Banyumas
Pembimbing 1apt. Heny Ekowati, M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2apt. Nialiana Endah Endriastuti, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2022-06-24 20:20:06.354208
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.