Artikel Ilmiah : I1A018055 a.n. JIHAN AFIFAH MELLANY

Kembali Update Delete

NIMI1A018055
NamamhsJIHAN AFIFAH MELLANY
Judul ArtikelImplementasi Kebijakan Penanggulangan Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Karanglewas Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Tuberkulosis Paru merupakan salah satu penyakit menular yang
menyebabkan kesehatan memburuk. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan
Kabupaten Banyumas bahwa Puskesmas Karanglewas pada tahun 2020 memiliki
angka cakupan penemuan kasus yang hanya (30%) dan target SPM (35%).
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan komunikasi, sumberdaya, disposisi
dan struktur birokrasi yang diterapkan pada pelaksanaan penanggulangan TB Paru
di Puskesmas Karanglewas.
Metodologi : Penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus
dengan wawancara mendalam terhadap informan Dinas Kesehatan Kabupaten
Banyumas dan Puskesmas Karanglewas serta telaah dokumen yang dianalisis
dengan analisis tematik.
Hasil penelitian : Implementasi kebijakan penanggulangan TB Paru di Puskesmas
Karanglewas secara keseluruhan telah dilaksanakan dengan baik dari segi
komunikasi, disposisi, struktur birokrasi, serta sumber dana. Namun, terdapat
kendala dalam ketersediaan sumber daya manusia yaitu kurangnya jumlah kader,
belum seluruh petugas yang terlibat mengikuti pelatihan serta belum tersedianya
alat TCM dan ruangan khusus untuk pelayanan TB sehingga pelaksanaan
implementasi kebijakan penanggulangan TB Paru mengalami hambatan dalam
pencapaian target.
Kesimpulan : Secara keseluruhan implementasi kebijakan penanggulangan TB
Paru di Puskesmas Karanglewas sudah berjalan dengan baik. Namun, terdapat
keterbatasan jumlah kader, belum seluruh petugas mengikuti pelatihan serta belum
tersedianya alat TCM dan ruangan khusus untuk pelayanan TB Paru. Oleh karena
itu, perlu adanya rekuitmen dan pelatihan kepada kader serta penyediaan alat TCM
dan ruangan khusus pelayanan TB di Puskesmas Karanglewas untuk pengoptimalan
pencapaian target kebijakan penanggulangan tuberkulosis.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Pulmonary Tuberculosis is an infectious disease that causes poor health. Based on data from the Banyumas District Health Office that the Karanglewas Health Center in 2020 has a coverage rate of finding cases which is only (30%) and the target of SPM (35%). This study aims to describe the communication, resources, disposition, and bureaucratic structure that are applied of pulmonary TB management at Karanglewas Health Center
Methodology: This research is qualitative research with a case study approach with in-depth interviews with informants from Banyumas District Health Office and Karanglewas Health Center as well as a document review which is analyzed by thematic analysis.
Results: The policy implementation of the TB management at the Karanglewas Health Center as a whole has been carried out well in terms of communication, disposition, bureaucratic structure, and funds. However, there are obstacles in the availability of human resources, namely the lack of a number of cadres and not all officers involved in training and facilities that are not fully available such as TCM tools and special rooms for pulmonary TB services so that the policy implementation of pulmonary TB management is experiencing obstacles in achieving targets.
Conclusion: Overall the implementation of pulmonary TB control policies at Karanglewas Health Center has been going well. However, there is a limited number of cadres, not all officers have attended training and there is no TCM tool and a special room for pulmonary TB services. Therefore, it is necessary to recruit and train cadres and provide TCM tools and a special room for TB services at the Karanglewas Health Center to help optimize the policy implementation of tuberculosis management.
Kata kunciImplementasi, Kebijakan, Penanggulangan TB Paru
Pembimbing 1Dr.sc.hum, Budi Aji, S.KM., M.sc
Pembimbing 2Sri Nurlaela, S.KM., M.Epid
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2022-06-21 17:34:38.695172
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.