Artikel Ilmiah : G1A017089 a.n. AULIA FIRDHA FATIKHARIZQI
| NIM | G1A017089 |
|---|---|
| Namamhs | AULIA FIRDHA FATIKHARIZQI |
| Judul Artikel | Hubungan Mekanisme Koping dengan Kecemasan pada Pasien CAD di Poli Jantung RSUD Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang – Kecemasan sering dijumpai pada pasien coronary artery disease (CAD) dan dapat berpengaruh terhadap morbiditas dan mortalitas. Manajemen kecemasan perlu dilakukan untuk mengurangi tingkat kecemasan, yaitu dengan manajemen koping. Belum ada penelitian yang meneliti hubungan antara mekanisme koping dengan kecemasan pada populasi ini. Tujuan – Mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan Metode – Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional terhadap pasien di Poli Jantung RSUD Banyumas. Pengambilan sampel secara consecutive sampling pada pasien terdiagnosis CAD berdasarkan rekam medis yang sedang tidak mengalami serangan akut atau membutuhkan pertolongan segera. Data diambil menggunakan Brief Cope Inventory Scale untuk mengidentifikasi mekanisme koping dan Hamilton Anxiety Rating Scale untuk menilai tingkat kecemasan. Analisis data dilakukann menggunakan uji Pearson Chi-square dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil – Didapatkan 84 orang yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Sebanyak 24 orang (28,6%) memiliki mekanisme koping yang maladaptif dan sisanya, 60 orang (71,4%), tergolong ke dalam mekanisme koping adaptif. Kecemasan dengan tingkat ringan – sedang dialami oleh 26 orang diantaranya (31,0%) dan 19 orang sisanya (22,6%) mengakui memiliki kecemasan yang berat. Uji Pearson menunjukkan hubungan yang bermakna antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan (p=0,000) Kesimpulan – Terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien CAD |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background – Anxiety is often reported in coronary artery disease (CAD) patients and can affect morbidity and mortality. Anxiety management needs to be done to reduce anxiety levels, namely by coping management. There have been no studies examining the relationship between coping mechanisms and anxiety in this population. Objective – Identify the relationship between coping mechanisms and anxiety levels Method – This study used a cross-sectional design in the outpatient setting of the Cardiology Poly at RSUD Banyumas. Consecutive sampling of patients diagnosed with CAD based on medical records who were not experiencing an acute attack or needed immediate help. Data were collected using the Brief Cope Inventory Scale to identify coping mechanisms and the Hamilton Anxiety Rating Scale to assess anxiety levels. Data analysis was carried out using the Pearson Chi-square test with a significance level of 0.05. Result – There were 84 people who participated in this study. A total of 24 people (28.6%) had maladaptive coping mechanisms and the rest, 60 people (71.4%), were classified as adaptive coping mechanisms. Anxiety with mild to moderate levels was experienced by 26 people (31.0%) and the remaining 19 people (22.6%) admitted to having severe anxiety. Pearson's test showed a significant relationship between coping mechanisms and anxiety levels (p=0.000). Conclusion – There is a relationship between coping mechanisms and anxiety levels in CAD patients |
| Kata kunci | kecemasan, mekanisme koping, penyakit arteri koroner |
| Pembimbing 1 | dr. Taufik Hidayanto, Sp.KJ |
| Pembimbing 2 | dr. Abraham Avicenna, Sp.JP FIHA |
| Pembimbing 3 | RR. Diyah Woro Dwi Lestari., S.Psi., M.A |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 89 |
| Tgl. Entri | 2022-06-12 15:07:56.032594 |