Artikel Ilmiah : I1A018051 a.n. ANFASARISDA

Kembali Update Delete

NIMI1A018051
NamamhsANFASARISDA
Judul ArtikelEvaluasi Program Kampung Anak Sejahtera Sebagai Uapaya Mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Magelang
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
EVALUASI PROGRAM KAMPUNG ANAK SEJAHTERA SEBAGAI
UPAYA MEWUJUDKAN KABUPATEN LAYAK ANAK DI KABUPATEN
MAGELANG
Anfasarisda
1
, Yuditha Nindya Kartika Rizqi2
, Arih Diyaning Intiasari3
Latar belakang: Kabupaten Magelang memiliki jumlah stunting tahun 2017
mencapai 37,6 % dari total populasi anak. Tahun 2018 sebesar 29,69 %. Jumlah
tersebut termasuk yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2020, jumlah kasus di Kabupaten Magelang sebanyak 21,39%. Pada tahun 2018, Kementerian PPPA mengadakan program nasional pengentasan stunting yaitu
Program Kampung Anak Sejahtera (KAS) di Kabupaten Magelang untuk
menurunkan angka stunting serta penguatan peran keluarga dalam tumbuh
kembang anak .Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pelaksanaan program di
Kabupaten Magelang dari sisi konteks, input, proses dan produk. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi
deskriptif naratif. Subyek penelitian ini terdiri dari 6 informan utama dan 2
informan pendukung dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data
dilakukan dengan wawancara kepada informan, studi dokumen, dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan hasil evaluasi CIPP. Evaluasi
konteks menunjukkan identifikasi gambaran program terdiri dari latar belakang, tujuan dan sasaran program . Evaluasi input menunjukkan kondisi sumber daya
manusia sesuai kebutuhan, keterampilan sumber daya belum optimal, memiliki
struktur organiasasi yang jelas. Ketersediaan sarana dan prasarana terdapat alat
yang belum tersedia serta distribusi dana tidak merata. Evaluasi proses
menunjukkan persiapan baik dan sesuai target sasaran, serta pelaksanaan program
berjalan baik sesuai tujuan namun masih terdapat permasalahan. Evaluasi produk
menunjukkan bahwa program memberikan dampak bagi ibu dan anak, serta
menunjukkan keberhasilan pelaksanaan program dan tindak lanjut. Kesimpulan: evaluasi konteks menunjukkan tujuan dan sasaran yang jelas. Evaluasi input menunjukkan kondisi sumber daya sesuai kebutuhan namun
memiliki keterampilan yang belum optimal, sarana prasarana terdapat alat yang
kurang, dan distribusi dana tidak merata. Evaluasi proses menunjukkan bahwa
proses persiapan dan pelaksanaan program berjalan dengan baik namun terdapat
permasalahan. Evaluasi produk menunjukkan dampak bagi ibu dan anak, serta
keberhasilan pelaksanaan program. Kata kunci: stunting,CIPP, Kampung Anak Sejahtera
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
EVALUATION OF PROSPEROUS CHILDREN’S VILLAGE PROGRAM
AS AN EFFORT TO CREATE CHILD FRIENDLY DISTRICTS IN
MAGELANG DISTRICT
Anfasarisda
1
, Yuditha Nindya Kartika Rizqi2
, Arih Diyaning Intiasari3
Background: Magelang Regency has the number of stunting in 2017 reaching
37.6% of the total child population. In 2018 it was 29.69%. This number is among
the highest in Central Java Province. In 2020, the number of cases in Magelang
Regency was 21.39%. In 2018, the Ministry of PPPA held a national stunting
alleviation program, namely the Prosperous Child Village Program (KAS) in
Magelang Regency to reduce stunting rates and strengthen the role of families in
child growth and development. The purpose of this study was to evaluate program
implementation in Magelang Regency from the context, input , processes and
products. Methods: This research is a qualitative research with a narative study design. The
subjects of this study consisted of 6 main informants and 2 supporting informants
using purposive sampling technique. Data was collected by interviewing
informants, document study, and observation. Data were analyzed using thematic
analysis. Research results: The results showed the results of the CIPP evaluation. Context
evaluation shows the identification of the program description consisting of
program background, goals and objectives. Input evaluation shows the condition
of human resources as needed, resource skills are not optimal, have a clear
organizational structure. Availability of facilities and infrastructure there are tools
that are not yet available and the distribution of funds is not evenly distributed. Process evaluation shows good preparation and according to targets, and program
implementation is running well according to objectives but there are still problems. Product evaluation shows that the program has an impact on mothers and children, and shows the success of program implementation and follow-up. Conclusion: context evaluation shows clear goals and objectives. The input
evaluation shows that the condition of resources is in accordance with the needs
but has not yet optimal skills, infrastructure facilities are lacking, and the
distribution of funds is uneven. Process evaluation showed that the program
preparation and implementation process went well but there were problems. Product evaluation shows the impact on mothers and children, as well as the
success of program implementation. Keywords: stunting, CIPP, Prosperous Children Village
1Student of the Department of Public Health, Jenderal Soedirman University
2,3 Lecturer of the Department of Public Health at Jenderal Soedirman University
Kata kuncistunting,CIPP, Kampung Anak Sejahtera
Pembimbing 1Yuditha Nindya Kartika Rizqi , S.KM., M. P. H
Pembimbing 2Dr. Arih Diyaning Intiasari, S.KM., M. P. H
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2022-05-25 15:17:39.829837
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.