Artikel Ilmiah : F1A017098 a.n. RIZKY ZULIATUN NISA

Kembali Update Delete

NIMF1A017098
NamamhsRIZKY ZULIATUN NISA
Judul ArtikelPemaknaan Perempuan 'Aisyiyah terhadap Beban Ganda (Studi pada Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Abstrak. Penelitian ini menggambarkan pemaknaan perempuan ‘Aisyiyah terhadap beban ganda yang dijalaninya. Lokasi penelitian ini adalah Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling disesuaikan dengan tujuan penelitian. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang, terdiri atas 5 perempuan ‘Aisyiyah dan 4 anggota keluarganya. Hasil penelitian menunjukkan pemaknaan perempuan ‘Aisyiyah terkonstruksi dari perspektif gender dan praktik dalam relasi keluarganya. Perspektif gender perempuan ‘Aisyiyah termasuk sadar gender karena memiliki motivasi untuk mengaktualisasikan dirinya di publik. Praktik sadar gender dalam keluarga perempuan ‘Aisyiyah adalah dengan membangun pola relasi gender partnership. Gender partnership membangun role sharing dalam pembagian kerja domestik antara suami dan istri, serta androgini dalam pengasuhan anak. Perspektif dan praktik gender yang dilakukan informan telah merekonstruksi makna beban ganda menuju ke arah yang positif, yakni beban ganda dimaknai sebagai potensi diri yang teraktualisasikan dengan optimal sehingga mampu menjalankan banyak peran.
Kata Kunci : Perempuan ‘Aisyiyah, Gender, Beban Ganda.
Abtrak (Bhs. Inggris)Abstract. This study aims to describe the meaning of 'Aisyiyah's Woman towards the double burden she undergoes. The location of this research is Banyumas Regency. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection through interviews, observation and documentation. The informant determination technique in this study was purposive sampling adjusted to the research objectives. There were 9 informants in this study, consisting of 5 women 'Aisyiyah and 4 members of her family. The results of the study show that the meaning of 'Aisyiyah women is constructed from the perspective of gender and practice in family relations. Aisyiyah's female gender perspective is gender aware because she has the motivation to actualize herself in the public. The practice of being aware of gender in Aisyiyah's woman's family is to build a pattern of gender partnership relations. Gender partnership builds role sharing in the division of domestic labor between husband and wife, as well as androgyny in child rearing. Gender perspectives and practices carried out by informants have reconstructed the meaning of double burden in a positive direction, namely double burden is interpreted as self-potential that is optimally actualized so that it is able to carry out many roles.
Keywords: Women 'Aisyiyah, Gender, Double Burden.
Kata kunciKata Kunci : Perempuan ‘Aisyiyah, Gender, Beban Ganda.
Pembimbing 1Mintarti
Pembimbing 2Endang Dwi Sulistyoningsih
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2022-05-25 10:03:45.555664
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.