Artikel Ilmiah : F1A017010 a.n. ASIAH NUR RAMADHANI
| NIM | F1A017010 |
|---|---|
| Namamhs | ASIAH NUR RAMADHANI |
| Judul Artikel | KONTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT ADAT KARUHUN URANG (AKUR) SUNDA WIWITAN TERHADAP LINGKUNGAN DI KELURAHAN CIGUGUR, KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dewasa kini, kerusakan lingkungan alam semakin masif. Masyarakat seakan menghalalkan berbagai cara untuk memperoleh keuntungan dari lingkungan alam tanpa mempertimbangkan dampak negatif yang terjadi. Namun tidak demikian dengan masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) Cigugur di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Mereka memiliki nilai-nilai budaya leluhur sebagai dasar untuk hidup berdampingan dengan alam yang terjaga hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi sosial masyarakat AKUR Sunda Wiwitan terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah masyarakat AKUR Cigugur yang meliputi ketua adat dan anggota masyarakat AKUR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat AKUR memandang lingkungan alam sebagai suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari manusia, sebagaimana termaktub dalam Pikukuh Tilu. Pandangan masyarakat tersebut tidak dapat dilepaskan dari adanya konstruksi sosial melalui penyerapan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat AKUR. Nilai-nilai tersebut, diwujudkan ke dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan alam dengan menanam pohon, menjaga mata air, dan tidak mengeksploitasi alam. Pengetahuan terkait merawat lingkungan alam masih terus berjalan hingga kini. Dalam merawat lingkungan, masyarakat di luar lingkungan adat perlu meniru upaya yang dilakukan komunitas AKUR dengan cara dan kemampuannya masing-masing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandangan masyarakat AKUR tentang lingkungan tidak dapat dilepaskan dari adanya konstruksi sosial. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Nowadays, the damage to the natural environment is getting massive. People seem to justify various ways to benefit from the natural environment without considering the negative impacts that occur. However, this is not the case with the Cigugur Karuhun Urang (AKUR) Indigenous community in Cigugur Village, Cigugur District, Kuningan Regency. They have ancestral cultural values as the basis for coexistence with nature that has been preserved to this day. This study aims to describe the social construction of the AKUR Sunda Wiwitan community on the environment. This study used qualitative research methods. The target of this research is the AKUR community in Cigugur, which includes traditional leaders and members of the AKUR community. The results show that the AKUR community views the natural environment as something that cannot be separated from humans, as stated in Pikukuh Tilu. The views of the community cannot be separated from the existence of social construction through the absorption of values prevailing in the AKUR community. These values are embodied in efforts to preserve the natural environment by planting trees, protecting springs, and not exploiting nature. Knowledge related to caring for the natural environment is still ongoing today. In caring for the environment, people outside the customary environment need to imitate the efforts made by the AKUR community in their respective ways and abilities.This study concludes that the AKUR community’s view of the environment cannot be separated from the existence of social construction. |
| Kata kunci | Masyarakat AKUR, Konstruksi Sosial, Lingkungan Alam |
| Pembimbing 1 | Dr. Sulyana Dadan, S. Sos., M.A |
| Pembimbing 2 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Mintarti, M.Si |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2022-05-19 11:20:08.615597 |