| NIM | F1A017024 |
| Namamhs | NURSAMSI RAMADANTI |
| Judul Artikel | PADIRATU UNTUK MENINGKATKAN RASA KEPEDULIAN TERHADAP PENYANDANG TUNANETRA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Fashion merupakan unsur penting dalam penampilan seseorang. Industri fashion umumnya menggunakan desain bagi orang “normal” tanpa memperhatikan keterbatasan fisik seseorang. Kemunculan busana adaptif, yakni busana untuk kaum difabel, menjadi salah satu cara mendukung kelompok difabel agar mereka dapat berbusana sesuai kebutuhan. Namun demikian, belum banyak praktisi mode yang memproduksi busana adaptif. Bertolak dari kondisi tersebut, melalui PKM Kewirausahaan (PKM K), Padiratu berupaya menciptakan fashion bagi kelompok difabel, khususnya para penyandang tunanetra. Mengingat Indonesia memiliki kekayaan ragam hias batik yang luar biasa, akhirnya kami memilih kain batik tradisional sebagai bahan dasar yang dipadu dengan kain beludru agar terkesan modern. Ide tersebut adalah membuat dan mengembangkan usaha pakaian tradisional ramah tunanetra (Padiratu). Tujuannya, untuk membantu para penyandang tunanetra untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka melalui apa yang mereka gunakan dan untuk mematahkan pemikiran bahwa para tunanetra tidak bisa menggunakan fashion. Produk Padiratu bukan dalam bentuk pakaian jadi melainkan hanya gambaran produk yang diubah menjadi animasi. Adanya Covid-19 konsep promosi dan pemasaran produk Padiratu dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris di media sosial, marketplace domestik Shopee dan marketplace mancanegara Alibaba. Hasil pelaksanaan program Padiratu dalam bentuk video animasi, didukung dengan video sekunder, dan proyeksi keuntungan produk. Hasil usaha ini tidak hanya berorientasi profit, melainkan juga berorientasi sosial, yakni meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyandang tunanetra. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Fashion is an important element in one's appearance. The fashion industry generally uses designs for "normal" people regardless of one's physical limitations. The emergence of adaptive clothing, namely clothing for people with disabilities, is one way to support disabled groups so that they can dress according to their needs. However, there are not many fashion practitioners who produce adaptive clothing. Starting from these conditions, through PKM Kewirausahaan (PKM K), Padiratu seeks to create fashion for disabled groups, especially blind people. Considering that Indonesia has a rich variety of extraordinary batik ornaments, we finally chose traditional batik cloth as the basic material combined with velvet to make it look modern. The idea is to create and develop a blind-friendly traditional clothing business (Padiratu). The aim is to help blind people to increase their confidence through what they wear and to break the idea that blind people can't wear fashion. Padiratu's products are not in the form of ready-made clothes, but only product images that are converted into animations. The existence of the Covid-19 concept of promotion and marketing of Padiratu products using Indonesian and English on social media, Shopee's domestic marketplace and Alibaba's foreign marketplace. The results of the Padiratu program implementation are in the form of animated videos, supported by secondary videos, and product profit projections. The results of this effort are not only profit-oriented, but also social-oriented, namely increasing public awareness of people with visual impairments. |
| Kata kunci | Padiratu, busana adaptif, penyandang tunanetra, kepedulian masyarakat |
| Pembimbing 1 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Elis Puspitasari, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2022-05-18 09:35:22.532602 |
|---|