| NIM | H1C017046 |
| Namamhs | FARADHEA SAFIRA |
| Judul Artikel | GEOLOGI DAN STUDI ASAL BATUAN FORMASI WATURANDA DAN PENOSOGAN DAERAH WADASMALANG DAN SEKITARNYA,KECAMATAN SADANG, KABUPATEN KEBUMEN, JAWA TENGAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Daerah penelitian berada pada Daerah Karangsambung dan Sekitarnya, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dengan luas daerah penelitian 5 x 5 km. Daerah penelitian meliputi, Plumbon, Kumejing, Wadasmalang, dan Tlepok. Daerah Karangsambung merupakan lokasi yang cukup strategis untuk mempelajari fenomena geologi, sehingga sangat menarik untuk dilakukan penelitian. Salah satu hal yang menarik untuk diteliti adalah studi batuan asal (provenan) di daerah Karangsambung pada Formasi Waturanda dan Penosogan. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian, dan mengetahui asal batuan pada Formasi Waturanda dan Penosogan. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi dan analisis petrografi untuk mengetahui batuan asal. Hasil penelitian menunjukan bahwa geomorfologi pada daerah penelitian yaitu, Satuan Lembah Antiklin Karangsambung, Satuan Punggungan Antiklin Karangsambung, Satuan Blok Sesar Kumejing, dan Satuan Backslope Homoklin Pagerijo. Satuan geologi pada daerah penelitian yaitu, Satuan Batulempung Non Karbonatan Berfragmen, Satuan Batulempung Karbonatan Berfragmen, Satuan Breksi Monomik, Satuan Batupasir Karbonatan, Satuan Batulempung Karbonatan, dan Satuan Breksi Polimik. Struktur geologi yang mengontrol berupa Lipatan, Sesar Naik, dan Sesar Mendatar. Studi batuan asal pada Formasi Waturanda menunjukan bahwa tatanan tektonik pada formasi ini yaitu, magmatic arc (dissected arc). Pada Formasi Penosogan menunjukan bahwa tatanan tektonik pada formasi ini yaitu, magmatic arc. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research area is in the Karangsambung area and its surroundings, Kebumen Regency, Central Java, with an area of 5 x 5 km. The research areas include Plumbon, Kumejing, Wadasmalang, and Tlepok. Karangsambung area is a strategic location for studying geological phenomena, so it is very interesting to do this research. One of the interesting things to study is the study of provenance in the Karangsambung area of the Waturanda and Penosogan Formation. This research aims to determine the geological conditions of the research area and find out the origin of the rocks in the Waturanda and Penosogan Formation. The methods used include geological mapping and petrographic analysis to determine the origin of the rock. The results showed that the geomorphology of the research area was the Karangsambung Anticline Valley Unit, the Karangsambung Anticline Ridge Unit, the Kumejing Fault Block Unit, and the Pagerijo Homocline Backslope Unit. The geological units in the research area are Fragmented Non-Carbonate Claystone Unit, Fragmented Carbonate Claystone Unit, Monomic Breccia Unit, Carbonate Sandstone Unit, Carbonate Claystone Unit, and Polymic Breccia Unit. The controlling geological structures are Anticline, Thrust Faults, and Strike slip Faults. A study of the original rock in the Waturanda Formation shows that the tectonic setting in this formation is magmatic arc (dissected arc). The Penosogan Formation shows that the tectonic setting in this formation is the magmatic arc. |
| Kata kunci | Kata kunci – Asal batuan, Kebumen, Magmatic arc, Penosogan, Waturanda |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Eko Bayu Purwasatriya, S.T., M.Si |
| Pembimbing 2 | Ir. Akhmad Khahlil Gibran, S.T., M.T |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 177 |
| Tgl. Entri | 2022-05-13 11:32:57.435032 |
|---|