Artikel Ilmiah : B1A018100 a.n. SILMI HAFIDA KHAERUNNISA

Kembali Update Delete

NIMB1A018100
NamamhsSILMI HAFIDA KHAERUNNISA
Judul ArtikelPrevalensi dan Keragaman Cacing Parasit Usus Pada Ayam Kampung (Gallus gallus) di Desa Serang, Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Potensi ayam kampung sebagai bahan konsumsi menjadikan banyak warga yang memelihara baik untuk konsumsi pribadi maupun dijual. Ayam kampung (Gallus gallus) dapat dipelihara dengan sistem perawatan yang sederhana, sehingga memungkinkan ayam kampung mudah terserang gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan yang biasa menyerang ayam kampung adalah helminthiasis. Desa Serang Purbalingga memiliki kelembapan yang tinggi dan temperatur udara yang cukup rendah sehingga kondisi lingkungan tersebut dapat mendukung kehidupan cacing parasit. Faktor temperatur dan kelembapan yang sesuai dengan siklus hidup cacing pada saat ditanah serta manajemen pemeliharaan yang kurang baik dapat mendukung terjadinya infeksi cacing pada ayam kampung karena mendapatkan makan dari mengais makanan ditanah. Keragaman cacing parasit usus pada ayam kampung sering didominasi cacing parasit usus dari kelas Nematoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi ayam kampung yang terinfeksi cacing parasit usus dan keragaman cacing parasit usus pada ayam kampung di Desa Serang, Pubalingga. Hasil penelitian didapatkan prevalensi ayam kampung yang terinfeksi cacing parasit usus sebanyak 44,2% atau sebanyak 22 sampel dari 53 sampel. Jenis cacing parasit usus yang menyerang ayam kampung terdiri dari empat spesies, yaitu Trichuris trichiura, Ascaridia galli, Raillietina , dan Heterakis gallinarum.
Abtrak (Bhs. Inggris)The potential of free-range chicken as a consumption material makes many residents maintain both for personal consumption and for sale. Free-range chickens (Gallus gallus) can be kept with a simple care system, thus enabling free-range chickens to be susceptible to health problems. The health problem that usually attacks native chickens is helminthiasis. Serang Purbalingga village has high humidity and low air temperature so that these environmental conditions can support the life of parasitic worms. Temperature and humidity factors that are in accordance with the life cycle of worms on the ground and poor maintenance management can support the occurrence of worm infections in native chickens because they get food from scavenging food on the ground. The diversity of intestinal parasitic worms in native chickens is often dominated by intestinal parasitic worms from the Nematoda class. This study aimed to determine the prevalence of native chickens infected with intestinal parasitic worms and the diversity of intestinal parasitic worms in native chickens in Serang Village, Pubalingga. The results showed that the prevalence of native chickens infected with intestinal parasitic worms was 44.2% or as many as 22 samples from 53 samples. There are four types of intestinal parasitic worms that attack native chickens, namely Trichuris trichiura, Ascaridia galli, Raillietina , and Heterakis gallinarum.
Kata kunciAyam kampung (Gallus gallus), Cacing parasit usus, Desa Serang, Keragaman, Prevalensi
Pembimbing 1Drs. Edy Riwidiharso, M.S
Pembimbing 2drh. Rokhmani, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2022-05-12 21:35:20.127527
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.