| NIM | A1D018025 |
| Namamhs | CITRA MEGA EGALITA |
| Judul Artikel | PENEKANAN PERTUMBUHAN JAMUR Rhizoctonia solani In Vitro DENGAN BAKTERI ENDOFIT AKAR PADI SECARA TUNGGAL DAN KONSORSIUM |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Hawar pelepah yang disebabkan oleh patogen Rhizoctonia solani termasuk penyakit penting tanaman padi yang dapat menurunkan produktivitas padi. Upaya untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan pengendalian hayati dengan memanfaatkan agens hayati salah satunya yaitu bakteri endofit. Pemanfaatan bakteri endofit dalam pengendalian penyakit hawar pelepah padi perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mempelajari karakter jamur R. solani dan bakteri endofit akar padi, 2) mengevaluasi perlakuan bakteri endofit akar padi secara tunggal dan konsorsium terhadap pertumbuhan jamur R. solani in vitro, 3) mempelajari mekanisme penghambatan bakteri endofit akar padi terhadap pertumbuhan jamur R. solani in vitro secara tunggal dan konsorsium, 4) mempelajari aktivitas enzim yang dihasilkan oleh bakteri endofit akar padi. Pengujian in vitro dilakukan menggunakan teknik dual culture pada medium PDA. Hasil penelitian menunjukkan efektifitas penghambatan R. solani paling baik pada perlakuan konsorsium dengan daya hambat 74,45% dan bobot kering miselium, 0,146 gram. Mekanisme penghambatan isolat bakteri endofit dalam menekan pertumbuhan jamur R.solani adalah antibiosis menyebabkan morfologi hifa abnormal diantaranya membengkak dan lisis serta menghasilkan pigmen berwarna merah. Isolat bakteri endofit asal Kebumen dan Karangwangkal mengandung enzim kitinase, berdasarkan hasil uji aktivitas enzim secara kualitatif bakteri mampu menghasilkan zona bening setelah diinokulasikan pada medium agar kitin dengan indeks kitinolitik berkisar antara 0,33 - 0,67. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Rice sheath blight caused by pathogen Rhizoctonia solani is one of the most significant diseases of rice plants that can reduce rice productivity. Efforts to overcome this problem are by controlling biodiversity by utilizing biological agents, one of which is endophyte bacteria. The utilization of endophyte bacteria in the control of rice frond blight disease needs to be evaluated. This study aims 1) to know the character of R. solani and rice root endophytic bacteria, 2) to evaluate the treatment of rice root endophytic bacteria single-handedly and in consortium with the growth of R. solani in vitro, 3) to know the mechanism of inhibition of rice root endophytic bacteria against the growth of R. solani in vitro single and consortium, 4) knowing the activity of enzymes produced by rice root endophyte bacteria. In vitro testing is performed using dual culture techniques on PDA mediums. The results showed the effectiveness of inhibition of R. solani was best in the treatment of the consortium with a percentage inhibition 74.45% and a dry weight of mycelium 0.146 grams. The inhibitory mechanism of endophyte bacterial isolates in suppressing the growth of R. solani fungi is antibiosis, causing abnormal hyphal morphology, including swelling and lysis and producing red pigments. Kebumen and Karangwangkal endophyte bacterial isolates contain chitinase enzymes. Based on the results of qualitative enzyme activity tests, bacteria are able to produce clear zones after being inoculated on a medium chitin agar with a chitinolytic index ranging from 0.33 to 0.67. |
| Kata kunci | R. solani, Endophytic bacteria, antagonistik, daya hambat, konsorsium |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Heru Adi Djatmiko, M.P. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Nur Prihatiningsih, M.S. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2022-05-10 23:09:15.434727 |
|---|