| NIM | D1B020008 |
| Namamhs | HENDRO GUNAWAN |
| Judul Artikel | KAJIAN STATUS FISIOLOGIS AYAM KAMPUNG DI TINGKAT PETERNAK WILAYAH BANYUMAS DAN KEBUMEN BERDASARKAN PARAMETER ERITOGRAM |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | HENDRO GUNAWAN. Penelitian berjudul “kajian status fisiologis ayam kampung di tingkat peternak wilayah Banyumas dan Kebumen berdasarkan parameter eritrogram” telah dilaksanakan di peternakan ayam kampung Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen pada bulan 30 Oktober - 30 November 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status fisiologis ayam kampung yang dipelihara secara ekstensif dan semi intensif di tingkat peternakan wilayah Kabupaten Banyumas berdasarkan jumlah eritrosit, kadar hemaglobin dan nilai hematokrit. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan purposive random sampling. Sasaran penelitian ini adalah yang ayam kampung betina umur 8 - 12 bulan sebanyak 80 ekor. Analisis data menggunakan analisis variansi berdasarkan General Linier Models (GLM) Pola bertingkat. Uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Darah ayam kampung betina diambil pada bagian vena axillaris dengan menggunakan spuit sebanyak 3 cc. Darah dimasukkan ke dalam tabung yang telah diisi Ethylene Diamine Tetra Acetic acid (EDTA). Jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit diukur menggunakan alat hematology analyzer. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa wilayah berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap jumlah eritrosit, dan kadar hematokrit ayam kampung. Berdasarkan wilayah pemeliharaan ayam kampung parameter eritrogram di Kabupaten Banyumas lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Kebumen. Sistem pemeliharaan berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit ayam kampung. Sistem pemeliharaan semi intensif memiliki parameter eritrogram lebih tinggi dibandingkan sistem pemeliharaan ekstensif. Kesimpulan pada penelitian ini adalah ayam kampung yang dipelihara pada sistem semi intensif di wilayah Banyumas memiliki jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayam yang diperihara pada wilayah Kebumen baik secara ekstensif maupun semi intensif. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | HENDRO GUNAWAN. The research entitled "Study of Physiological Status of Kampong Chicken at Breeder Level in Banyumas and Kebumen Regency Based on Eritrogram Parameters" has been conducted in kampong chicken farms in Banyumas and Kebumen on 30th October – 30th November 2021. This study aims to investigate the physiological status of kampong chickens, which have been raised extensively and semi-intensively at the breeders level in Banyumas Regency based on erythrocytes, hemaglobin level, and hematocrit. The subject of this research was eighty (80) kampong hens aged 8 -12 months. The data analysis used analysis of variance based on multilevel of Generalized Linear Models (GLM). The follow-up test used Honest Significant Difference (HSD). Kampong hen blood taken from the axillary vein using a 3 cc syringe. The blood was put into a tube filled with Ethylene Diamine Tetra Acetic acid (EDTA) and then it was analyzed. Erythrocytes, hemoglobin level and hematocrit value were measured using a hematology analyzer. The results of the variance analysis showed that the region had a significant effect (P < 0.05) on the amount of erythrocytes, and the hematocrit levels of kampung chickens. Based on the region of kampung chicken rearing, the erythrogram parameter in Banyumas is higher than Kebumen. The rearing system had a very significant effect (P < 0.01) on the number of erythrocytes, hemoglobin levels and hematocrit values of kampung chickens. The semi-intensively maintenance system had higher erythrogram parameters than the extensively maintenance system. The conclusion is that there are kampong chicken reared in a semi-intensive system in Banyumas regency have higher erythrocyte count, hemoglobin level and hematocrit compared to kampong chicken reared in the Kebumen regency, both extensively an semi-intensively. |
| Kata kunci | Ayam kampung, Ekstensif, Semi intensif, Jumlah eritrosit, Kadar Hemoglobin, Nilai Hematokrit |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Ir. Ismoyowati, S.Pt., M.P., IPU. |
| Pembimbing 2 | drh. Diana Indrasanti, M.Biotech. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2022-05-10 22:32:50.728568 |
|---|