Artikel Ilmiah : A1A018021 a.n. MOHAMMAD HANAN ADI PRATAMA
| NIM | A1A018021 |
|---|---|
| Namamhs | MOHAMMAD HANAN ADI PRATAMA |
| Judul Artikel | STUDI KELAYAKAN USAHA MINYAK ATSIRI SERAI WANGI (Studi Kasus pada PT. Natura Esensi Indonesia) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Usaha minyak atsiri serai wangi kerap mengalami permasalahan, diantaranya adalah pengadaan bahan baku, respon petani, proses produksi, tata niaga, teknologi pengolahan, dan peralatan penyulingan. Hambatan tersebut mengakibatkan minyak serai wangi yang dihasilkan tidak optimal dan menyebabkan rendemen serta mutu yang tidak konsisten. Sehingga perlu dilakukannya penelitian terkait kelayakan usaha minyak atsiri serai wangi dari aspek finansial dan non-finansial yang meliputi pasar dan pemasaran, teknis, legalitas usaha, dan dampak penyulingan atsiri serai wangi bagi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha minyak atsiri serai wangi yang dilakukan oleh perusahaan yang ditinjau dari segi non-finansial dan finansial perusahaan, mengetahui dampak lingkungan dari usaha yang dilakukan, serta mengetahui sensitivitas kelayakan usaha apabila terjadi kenaikan biaya sebesar 5% dan penurunan rendemen minyak atsiri serai wangi sebesar 20%. Metode penentuan responden dalam penelitian ini adalah purposive. Hasil analisis non-finansial yang meliputi aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek hukum, serta aspek lingkungan, menunjukkan bahwa usaha minyak serai wangi layak untuk dijalankan. Secara finansial diperoleh nilai NPV sebesar Rp775.025.230,85, IRR sebesar 35,96%, Net B/C sebesar 7,1, dan payback period selama 2 tahun, 1 bulan, 20 hari. Hasil analisis sensitivitas dengan asumsi kenaikan biaya produksi sebesar 5% diperoleh NPV sebesar Rp670.814.551,36, IRR 34,26%, Net B/C sebesar 6,63, payback period selama 2 tahun, 3 bulan, 25 hari. Hasil analisis sensitivitas untuk asumsi terjadinya penurunan rendemen sebesar 20% diperoleh NPV sebesar Rp23.436.602,48, IRR 12,28%, Net B/C sebesar 3,55, dengan payback period selama 4 tahun, 11 bulan, 12 hari. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Usaha minyak atsiri serai wangi kerap mengalami permasalahan, diantaranya adalah pengadaan bahan baku, respon petani, proses produksi, tata niaga, teknologi pengolahan, dan peralatan penyulingan. Hambatan tersebut mengakibatkan minyak serai wangi yang dihasilkan tidak optimal dan menyebabkan rendemen serta mutu yang tidak konsisten. Sehingga perlu dilakukannya penelitian terkait kelayakan usaha minyak atsiri serai wangi dari aspek finansial dan non-finansial yang meliputi pasar dan pemasaran, teknis, legalitas usaha, dan dampak penyulingan atsiri serai wangi bagi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha minyak atsiri serai wangi yang dilakukan oleh perusahaan yang ditinjau dari segi non-finansial dan finansial perusahaan, mengetahui dampak lingkungan dari usaha yang dilakukan, serta mengetahui sensitivitas kelayakan usaha apabila terjadi kenaikan biaya sebesar 5% dan penurunan rendemen minyak atsiri serai wangi sebesar 20%. Metode penentuan responden dalam penelitian ini adalah purposive. Hasil analisis non-finansial yang meliputi aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek hukum, serta aspek lingkungan, menunjukkan bahwa usaha minyak serai wangi layak untuk dijalankan. Secara finansial diperoleh nilai NPV sebesar Rp775.025.230,85, IRR sebesar 35,96%, Net B/C sebesar 7,1, dan payback period selama 2 tahun, 1 bulan, 20 hari. Hasil analisis sensitivitas dengan asumsi kenaikan biaya produksi sebesar 5% diperoleh NPV sebesar Rp670.814.551,36, IRR 34,26%, Net B/C sebesar 6,63, payback period selama 2 tahun, 3 bulan, 25 hari. Hasil analisis sensitivitas untuk asumsi terjadinya penurunan rendemen sebesar 20% diperoleh NPV sebesar Rp23.436.602,48, IRR 12,28%, Net B/C sebesar 3,55, dengan payback period selama 4 tahun, 11 bulan, 12 hari. Kata kunci: Serai wangi, minyak serai wangi, studi kelayakan, pertanian, penyulingan ABSTRACT Citronella oil business often experiences problems, these problems include the procurement of raw materials, farmer’s response, production processes, commerce, technology, and refining equipment. These obstacles result in the citronella oil produced is not optimal and causes inconsistent yield and quality. It is necessary to conduct research related to the feasibility of the citronella oil business from financial and non-financial aspects which include market and marketing, technical, business legality, and the impact of refining citronella for the environment. The purpose of this study is to find out the feasibility of the citronella oil business carried out by the company which is reviewed in terms of non-financial and financial companies, knowing the environmental impact of the business, and knowing the sensitivity of business feasibility if there is a 5% increase in costs and a decrease in the yield of citronella oil by 20%. The method of determining the respondents in this study is purposive. The results of non-financial analysis covering market and marketing aspects, technical aspects, legal aspects, and environmental aspects, show that the citronella oil business is feasible to run. Financially obtained NPV value of Rp775,025,230.85, IRR of 35.96%, Net B/C of 7.1, and payback period of 2 years, 1 month, 20 days. Then the results of the sensitivity analysis assuming a 5% increase in production costs obtained by NPV amounted to Rp670.814.551,36, IRR 34.26%, Net B / C by 6.63, payback period for 2 years, 3 months, 25 days. The results of the sensitivity analysis for the assumption of a 20% decrease in yield were obtained by NPV of Rp23.436.602,48, IRR 12,28%, Net B /C of 3,55, with a payback period of 4 years, 11 months, 12 days. |
| Kata kunci | Serai wangi, minyak serai wangi, studi kelayakan, pertanian, penyulingan |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Suyono, M.S. |
| Pembimbing 2 | Sujianto, S.TP., M.ABM |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2022-05-09 16:37:09.078877 |