Artikel Ilmiah : A1A017009 a.n. SHEILLA YASMIN AFRIANI POHAN

Kembali Update Delete

NIMA1A017009
NamamhsSHEILLA YASMIN AFRIANI POHAN
Judul ArtikelPERBANDINGAN PENDAPATAN BERBAGAI JENIS MINYAK ATSIRI
(STUDI KASUS PT. SCENT INDONESIA DI DESA BAJONG KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA
JAWA TENGAH)
Abstrak (Bhs. Indonesia)PT. Scent Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi minyak atsiri di Indonesia dengan pabrik produksi berada di Kabupaten Purbalingga dan kantor pusat berada di DKI Jakarta. Pabrik produksi PT. Scent Indonesia belum melakukan perhitungan biaya dan pendapatan secara rinci meskipun mereka memiliki data – data pendukungnya, oleh karena itu perlu dilakukan analisis biaya dan penerimaan agar diketahui biaya dan pendapatan secara rinci dan juga perbandingan pendapatan dari berbagai jenis minyak atsiri yang diproduksi. Penelitian dilaksanakan di PT. Scent Indonesia Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah pada Bulan Agustus dan September tahun 2021. Metode penelitian digunakan adalah studi kasus, metode pengambilan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis digunakan yaitu analisis biaya produksi, analisis penerimaan dan pendapatan, analisis R/C ratio, analisis titik impas, dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penyulingan minyak gagang cengkih, minyak masoi, dan minyak jahe di PT. Scent Indonesia layak dan menguntungkan. Pendapatan terbesar PT. Scent Indonesia pada Tahun 2019 berasal dari penjualan minyak masoi sebesar Rp8.834.053.827, lalu disusul minyak gagang cengkih sebesar Rp809.830.363, dan terakhir minyak jahe sebesar Rp78.783.090. Pada Tahun 2020 pendapatan terbesar berasal dari penjualan minyak masoi sebesar Rp3.593.389.005, lalu disusul minyak jahe sebesar Rp2.777.02.369, dan terakhir minyak gagang cengkih sebesar Rp257.731.573. Minyak masoi menjadi produksi minyak atsiri yang paling menguntungkan dibandingkan minyak gagang cengkih dan minyak jahe. Minyak jahe tidak sensitif terhadap kenaikan harga bahan baku, kenaikan harga bahan bakar, dan penurunan harga jual produk hingga tingkat 20%, namun minyak masoi dan minyak gagang cengkeh sangat sensitif terhadap penurunan harga jual produk pada tingkat 20% yang dapat menyebabkan kerugian bagi PT. Scent Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)PT. Scent Indonesia is one of the company that produces essential oils in Indonesia which the production factory located in Purbalingga and the head office located in DKI Jakarta. The production factory of PT. Scent Indonesia have not calculated the costs and income in detailed even though they have the supporting data, therefore it is necessary to analyze the costs and income to know the costs and revenues in details as well as the comparison of revenues from various types of essential oils produced. This research was conducted at PT. Scent Indonesia, Purbalingga Regency, Central Java Province in August and September 2021. The research method used is a case study, in this case the data collection method is by interview, observation, and documentation. The analysis used is descriptive analysis for the general description of the company, production cost analysis, revenue and income analysis, R/C Ratio analysis, break-even analysis, and sensitivity analysis. The results showed that the essential oil business in PT. Scent Indonesia was still feasible and profitable. The biggest income of PT. Scent Indonesia in 2019 came from the sales of masoi oil Rp8,834,053,827, followed by clove stem oil Rp809,830,363, and last ginger oil Rp78,783,090. While in 2020 the largest income came from the sales of masoi oil Rp3,593,389,005, followed by ginger oil Rp2,777,02,369, and last clove stem oil of Rp257,731,573. It makes masoi oil the most prosper essential oil production compared to clove stem oil and ginger oil. Ginger oil is not sensitive to increased price of raw materials, increased price of fuels and decreased selling prices up to 20%, but masoi oil and clove stem oil are very sensitive to the decreased selling prices at the rate of 20% which can cause losses to PT. Scent Indonesia.
Kata kunciminyak atsiri, perbandingan pendapatan, analisis sensitivitas
Pembimbing 1Ir. Endang Sriningsih, M. P.
Pembimbing 2Dr.rer.Agr.Ir. Djeimy Kusnaman, M.Sc.Agr.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman122
Tgl. Entri2022-04-21 19:24:43.165847
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.