Artikel Ilmiah : G1A018054 a.n. SAFANA TASHFIYA MUSHVIRA

Kembali Update Delete

NIMG1A018054
NamamhsSAFANA TASHFIYA MUSHVIRA
Judul ArtikelPERBANDINGAN EFEKTIVITAS HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING (HIIT) DAN CONTINUOUS TRAINING (CT) DALAM MENURUNKAN LINGKAR PINGGANG WANITA OBESITAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pendahuluan: Tatalaksana obesitas memerlukan pendekatan yang komprehensif. Latihan fisik dapat mengurangi obesitas. Metode yang selama ini banyak digunakan adalah Continuous Training (CT) dan High Intensity Interval Training (HIIT). Obesitas dapat ditentukan dengan lingkar pinggang. Lingkar pinggang dinilai lebih unggul karena dapat memberikan gambaran lemak viseral di area abdominal Tujuan: Mengetahui perbedaan efektivitas HIIT dan CT dalam menurunkan lingkar pinggang pada wanita dengan obesitas di Banyumas. Metode: Penelitian menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimental (RCT). subjek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok HIIT dan CT. Masing-masing kelompok terdiri dari 16 subjek. Pengumpulan subjek dilakukan dengan metode purposive sampling. Setiap subjek melakukan intervensi selama 8 minggu dengan 3 sesi setiap minggu. Lingkar pinggang diukur sebelum intervensi dan setelah intervensi. Hasil: Hasil menunjukkan ada penurunan lingkar pinggang pada kedua model intervensi. HIIT dapat menurunkan lingkar pinggang sebesar 2,37±0,39 dan CT dapat menurunkan lingkar pinggang sebesar 1,40±0,36. Hasil uji t-berpasangan menunjukkan kedua model memberikan penurunan yang signifikan (p=0,000) pada HIIT dan (p=0,003) untuk CT. Uji t-tidak berpasangan terhadap perubahan rerata lingkar pinggang antara kedua kelompok tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p=0,082). Kesimpulan: Intervensi HIIT dan CT selama 8 minggu sama efektif dalam menurunkan lingkar pinggang wanita obesitas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Introduction: Obesity management requires a comprehensive approach. Physical exercise can reduce obesity. The physical exercise methods that have been widely used are Continuous Training (CT) and High Intensity Interval Training (HIIT). Obesity can be determined by waist circumference. Waist circumference is considered superior because it can provide a picture of visceral fat in the abdominal area. Objectives: To understand the difference in the effectiveness of HIIT and CT in lowering waist circumference in women with obesity in Banyumas. Methods: The study used quasi experimental research designs. Subjects were divided into two groups: HIIT and CT. Each group consists of 16 subjects. The collection of subjects is done by a purposive sampling method. Each subject intervened for 8 weeks with 3 sessions each week. Waist circumference is measured before and after intervention. Results: Results showed a decrease in waist circumference in both intervention models. HIIT can lower waist circumference by 2.37±0.39 and CT can decrease waist circumference by 1.40±0.36. T-paired test results showed both models provided significant reductions (p=0.000) in HIIT and (p=0.003) for CT. The independent T-test of the change of waist circumference mean between the two groups showed no significant difference (p=0.082) Conclusion: HIIT and CT interventions for 8 weeks were equally effective in lowering the waist circumference of obese women.
Kata kunciHigh Intensity Interval Training, Continuous Training, lingkar pinggang, Obesitas.
Pembimbing 1Susiana Candrawati
Pembimbing 2Mustofa
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2022-04-09 09:27:43.976919
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.