Artikel Ilmiah : I1C015072 a.n. MASSOUMEH EBTEKAR NAADIYAH ROSHAN FIKR

Kembali Update Delete

NIMI1C015072
NamamhsMASSOUMEH EBTEKAR NAADIYAH ROSHAN FIKR
Judul ArtikelPengetahuan Apoteker Tentang Handrub dan Desinfektan Saat Pandemi Covid 19 di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ditemukan pada
Desember 2019, dilakukan penanganan covid-19 dengan mencuci tangan
menggunakan handrub, dan sterilisasi dengan desinfektan. Apoteker berperan
memberikan edukasi terkait covid-19. Dengan itu pengetahuan apoteker
merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemberian edukasi. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui perbedaan antara kelompok karakteristik apoteker
(usia, jenis kelamin, dan lama pengalaman kerja) dengan tingkat pengetahuan
apoteker tentang handrub dan desinfektan saat pandemi covid-19.
Metodologi : Penelitian ini dilakukan secara cross sectional kepada 136
responden yaitu Apoteker yang berpraktik selama pandemi covid-19 di fasilitas
kesehatan di Kabupaten Banyumas dengan teknik accidental sampling
menggunakan kuesioner secara online dan offline. Data skor pengetahuan
responden dianalisis secara deskriptif, sedangkan uji korelasi mann whitney dan
kruskal wallis digunakan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan
antara kelompok karakteristik usia, jenis kelamin, dan lama pengalaman kerja
dengan tingkat pengetahuan apoteker tentang handrub dan desinfektan pada masa
pandemi covid-19.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan
apoteker termasuk dalam kategori pengetahuan baik (76,921%). Pada uji analisis
perbedaan, terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan dengan nilai p-value
≤0,001 antara apoteker yang memiliki lama pengalaman kerja ≤ 5 tahun dengan >
5 tahun. Tidak terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan antara
karakteristik berupa usia dengan p-value 0,072 (dewasa awal, dewasa, lansia awal
dan lansia), dan jenis kelamin dengan p-value 0,252 (laki-laki dan perempuan)
tentang handrub dan desinfektan saat pandemi covid-19 di Kabupaten Banyumas.
Kesimpulan : Pengetahuan apoteker tentang handrub dan desinfektan saat
pandemi covid-19 sudah baik, akan tetapi perlu dilakukan peningkatan
pengetahuan tentang kadar zat aktif yang optimal pada kandungan desinfektan,
serta tata cara penggunaan desinfektan yang baik dan efektif.
Abtrak (Bhs. Inggris)Backgrounds : Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) was discovered in
December 2019, the handling of Covid-19 was carried out by washing hands
using handrub, and sterilizing with disinfectants. Pharmacists play a role in
providing education regarding COVID-19. Thus, pharmacist knowledge is an
important factor in the success of providing education. The purpose of this study
was to determine the differences between groups of pharmacist characteristics
(age, gender, and length of work experience) and pharmacists' level of knowledge
about handrub and disinfectant during the covid-19 pandemic.
Methods : This study was a cross-sectional design with 136 respondents,
pharmacists who worked during the covid-19 pandemic at health facilities in
Banyumas Regency with accidental sampling technique using online and offline
questionnaires. The respondent's knowledge score data was analyzed
descriptively, while the Mann Whitney and Kruskal Wallis correlation test was
used to determine whether there were significant differences between groups of
characteristics of age, sex, and length of work experience and the level of
pharmacist knowledge about handrub and disinfectant during the COVID-19
pandemic.
Result : The results of this study indicate that the level of knowledge of
pharmacists is included in the category of good knowledge (76.921%). In the
difference analysis test, there was a significant difference in knowledge with a pvalue
of 0.001 between pharmacists who had ≤5 years of work experience and > 5
years. There is no significant difference in knowledge between characteristics in
the form of age with a p-value of 0.072 (early adult, adult, early-aged and elderly),
and gender with a p-value of 0.252 (male and female) about handrub and
disinfectant during the COVID-19 pandemic in Banyumas Regency.
Conclusion : Pharmacists knowledge of handrub and disinfectant during the
covid-19 pandemic is good, but it is necessary to increase knowledge about
optimal levels of active substances in disinfectant content, as well as procedures
for using good and effective disinfectants.
Kata kunciPengetahuan, Apoteker, Handrub, Desinfektan, Covid-19
Pembimbing 1Nia Kurnia Sholihat
Pembimbing 2Ika Mustikaningtias
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman99
Tgl. Entri2022-04-05 23:58:58.045703
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.