| NIM | F1D016044 |
| Namamhs | MUHAMAD ALFAUZIYA |
| Judul Artikel | Dinamika Relasi Aktor dalam Pengelolaan Objek Wisata Bukit Tengtung di Desa Karangsalam Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang dinamika relasi aktor dalam pengelolaan objek wisata Bukit Tengtung di Desa Karangsalam Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dinamika relasi aktor dalam pengelolaan objek wisata Karangsalam Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas; (2) mendeskripsikan aktor-aktor yang terlibat dalam relasi aktor dalam pengelolaan objek wisata Bukit Tengtung di Desa Karangsalam Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas; (3) mendeskrisikan faktor- faktor kontekstual yang mendorong dan menghambat dalam pengelolaan objek wisata Bukit Tengtung Karangsalam Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Melalui paradigma konstruktivisme dan perspektif strukturalisme, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan berlokasi di wilayah Kabupaten Banyumas, terkhususnya di Desa Karangsalam Kecamatan Baturaden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perhutani masih menjadi aktor dominan dengan kekuasaan besar menentukan pemangku kepentingan mana yang dikehendaki untuk terlibat dalam perencanaan programnya. Perhutani yang lebih mengejar keuntungan untuk kepentingan perusahaan tetapi di pihak lain tidak meningkatkan pembagian peran dengan LMDH sebagai mitra sejajar dalam program PHBM. Setelah terbitnya SK Kulin KK Perhutani menjadi aktor yang pasif dalam proses pembangunan sampai ke tahap pengelolaan. LMDH sebagai leading sector pada proses perencanaan sampai pembangunan menjadi aktor utama yang mewadahi lembaga-lembaga Desa dan juga investor. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research article aims to describe the dynamics of actor relations in the management of the Tengtung Hill tourist attraction in Karangsalam Village, Baturraden District, Banyumas Regency. which aims to: (1) describe the dynamics of actor relations in the management of Karangsalam tourism objects, Baturraden District, Banyumas Regency; (2) describe the actors involved in actor relations in the management of the Bukit Tengtung tourist attraction in Karangsalam Village, Baturraden District, Banyumas Regency; (3) describe the contextual factors that encourage and hinder the management of the Bukit Tengtung Karangsalam tourist attraction, Baturraden District, Banyumas Regency. Through constructivism paradigm and structuralism perspective, this research uses qualitative research methods. By being located in the Banyumas Regency area, especially in Karangsalam Village, Baturaden District. The results of this study indicate that Perhutani is still the dominant actor with great power in determining which stakeholders are involved in program planning. Perhutani which pursues profit for the benefit of the company but other parties do not increase the division of roles with LMDH as an equal partner in the PHBM program. After the issuance of the SK Kulin KK Perhutani became a passive actor in the development process until the management stage. LMDH as the leading sector in the planning to development process is the main actor that accommodates village institutions and investors. |
| Kata kunci | Politik Pariwisata, Bisnis dan Politik, Relasi Kuasa, Kekuasaan Pengembangan Wisata. |
| Pembimbing 1 | Triana Ahdiati, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Indaru Setyo Nurprojo, S.IP., MA. |
| Pembimbing 3 | Andi Ali Said Akbar, S.IP., MA. |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2022-02-25 17:02:11.714962 |
|---|