Artikel Ilmiah : A1A115041 a.n. TIWA KARINA EFFENDI

Kembali Update Delete

NIMA1A115041
NamamhsTIWA KARINA EFFENDI
Judul ArtikelSTRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT KELUARGA
DI KAWASAN WISATA KESEHATAN JAMU KABUPATEN TEGAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Program pemberdayaan tanaman obat keluarga mempunyai nilai tambah untuk menghemat kebutuhan pokok serta bisa mendatangkan penghasilan tambahan bagi masyarakat. Oleh karena itu penulis tertarik melakukan penelitian mengenai kendala dan strategi yang tepat bagi pengembangan kawasan wisata kesehatan jamu di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Sasaran penelitian ini adalah pengunjung Wisata Kesehatan Jamu, pengelola, dan masyarakat sekitar wisata. Metode analisis data yang digunakan yakni analisis deskripstif, analisis Matriks IFE – EFE, dan analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis faktor internal dan eksternal strategi pengembangan kawasan Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) Desa Kalibakung mengidentifikasi bahwa faktor pelayanan wisata menjadi kekuatan terbesar, namun kelemahan terbesar justru pada promosi dan pemasaran yang dilakukan. Sementara itu, faktor lokasi kawasan WKJ yang strategis adalah peluang terbesar, sedangkan banyaknya lokasi wisata lain justru menjadi ancaman terbesar. 2. Analisa SWOT menunjukkan strategi yang terbaik pelaksanaan strategi pengembangan kawasan Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) Desa Kalibakung adalah dengan strategi pertahankan dan pelihara; penetrasi pasar dan juga pengembangan produk karena berada di kuadran V yang termasuk usaha yang memiliki posisi kompetitif cukup kuat. Analisis Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) merekoendasikan strategi serupa yakni dengan membentuk tim pemasaran yang khusus diberdayakan untuk menjaring lebih banyak pengunjung dengan memanfaatkan perkembangan teknologi serta membuat promo paket wisata menarik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Toga empowerment program has received government attention and support. Therefore, the authors are interested in conducting research on the constraints and appropriate strategies for the development of herbal health tourism areas in Kalibakung Village, Balapulang District, Tegal. This research uses quantitative research methods with a field study approach. The target of this research is visitors to Herbal Health Tourism, managers, and the community around the tour. The data analysis methods used are descriptive, IFE – EFE Matrix, and SWOT analysis.
The results showed that the analysis of internal and external factors for the development strategy of the Herbal Health Tourism (WKJ) area of ​​Kalibakung Village identified that the tourism service factor was the biggest strength, but the biggest weakness was precisely in the promotion and marketing carried out. Meanwhile, the strategic location of the WKJ area is the biggest opportunity, while the number of other tourist sites poses the biggest threat. 2. The SWOT analysis shows that the best strategy for implementing the development strategy of the Herbal Health Tourism Area (WKJ) in Kalibakung Village is to maintain and maintain; market penetration and product development because it is in the V quadrant which includes businesses that have a fairly strong competitive position. The analysis of the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) recommends a similar strategy, namely by forming a marketing team that is specifically empowered to attract more visitors by taking advantage of technological developments and making attractive tour package promos.
Kata kunciStrategi pengembangan wisata, jamu, SWOT
Pembimbing 1Ir. Endang Sriningsih, M.P.
Pembimbing 2Alpha Nadeira M, S.P., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman69
Tgl. Entri2022-02-24 14:48:46.232911
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.