Artikel Ilmiah : F1A017013 a.n. FITRI HANDAYANI
| NIM | F1A017013 |
|---|---|
| Namamhs | FITRI HANDAYANI |
| Judul Artikel | Peran Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) dalam Memberdayakan Perempuan Mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Desa Kebon,Kecamatan Tirtayasa, Serang, Banten |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Permasalahan ekonomi merupakan salah satu penyebab adanya kemiskinan dalam setiap negara. Tingkat kemiskinan yang tinggi dan kurangnya lapangan pekerjaan di pedesaan mengakibatkan penduduk desa migrasi ke kota, dan tidak sedikit masyarakat yang memilih untuk migrasi ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Desa Kebon Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Provinsi Banten merupakan Desa yang penduduk perempuannya rata-rata bekerja menjadi PMI, namun ketika pulang ke kampung halaman beberapa dari mereka kembali tidak memiliki pekerjaan. Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Banten merupakan salah satu organisasi yang mempunyai tugas untuk memberikan pemberdayaan bagi perempuan mantan PMI. Fokus penelitian ini adalah pengurus SBMI Banten dalam memberdayakan perempuan mantan PMI di Desa Kebon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sehingga dapat memperoleh data secara mendalam sesuai dengan tujuan penelitian. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui hasil wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil dokumentasi, berbagai literatur, serta data lain yang mendukung dalam penelitian. Sasaran dalam penelitian ini yaitu pengurus SBMI Banten dan perempuan mantan PMI di Desa Kebon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran SBMI Banten dalam memberdayakan perempuan mantan PMI di Desa Kebon yaitu dengan memberikan pelatihan kewirausahaan kepada perempuan mantan PMI dan juga menjadi motivator bagi perempuan mantan PMI agar mereka mendapatkan pengetahuan baru dan dapat memanfaatkan pelatihan kewirausahaan menjadi peluang usaha di lingkungan Desa Kebon. Bentuk program pemberdayaan yang dilakukan pengurus SBMI Banten di Desa Kebon yaitu pemberdayaan UMKM, serta memberikan program pendidikan untuk perempuan mantan PMI agar mereka menjadi perempuan yang mandiri dan kritis dalam menentukan kehidupannya. Dalam pelaksanaan program pemberdayaan SBMI Banten sering menghadapi beberapa kendala yaitu terbatasnya masalah dana yang menghambat pelaksanaan program pemberdayaan, serta kurangnya partisipasi dari perempuan mantan PMI dalam pelaksanaan program pemberdayaan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Economic problems are one of the causes of poverty in every country. The high poverty rate and lack of job opportunities in rural areas have resulted in rural residents migrating to cities, and not a few people choose to migrate abroad as Indonesian Migrant Workers (PMI). Kebon Village, Tirtayasa District, Serang Regency, Banten Province is a village where the average female population works as PMI, but when they return to their hometown some of them again have no work. The Indonesian Migrant Workers Union (SBMI) Banten is one of the organizations that has the task of providing empowerment for women ex-PMI. The focus of this research is the administrators of the Banten SBMI in empowering former PMI women in Kebon Village. This research uses descriptive qualitative method so that it can obtain in-depth data according to the research objectives. Sources of data used in this study are primary data and secondary data. Primary data was obtained through interviews and observations, while secondary data was obtained from documentation, various literatures, and other data that support the research. The targets in this study were SBMI Banten administrators and former PMI women in Kebon Village. The results of this study indicate that the role of the Banten SBMI in empowering former PMI women in Kebon Village is by providing entrepreneurship training to former PMI women and also being a motivator for former PMI women so that they gain new knowledge and can take advantage of entrepreneurship training into business opportunities in Kebon Village. . The form of empowerment program carried out by the Banten SBMI management in Kebon Village is the empowerment of MSMEs, as well as providing educational programs for former PMI women so that they become independent and critical women in determining their lives. In the implementation of the Banten SBMI empowerment program, they often face several obstacles, namely the limited funding problem that hinders the implementation of the empowerment program, as well as the lack of participation of former PMI women in the implementation of the empowerment program. |
| Kata kunci | Pemberdayaan, Perempuan Mantan PMI, Organisasi SBMI Banten. |
| Pembimbing 1 | Muslihudin |
| Pembimbing 2 | Tyas Retno Wulan |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2022-02-23 12:55:12.547767 |