Artikel Ilmiah : A1C014038 a.n. AGUS SOLIHIN
| NIM | A1C014038 |
|---|---|
| Namamhs | AGUS SOLIHIN |
| Judul Artikel | Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usahatani Bawang Putih di Kabupaten Banjarnegara |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Bawang putih (Allium sativum) merupakan komoditas yang penting bagi masyarakat Indonesia mengingat ragam dan jumlah pemanfaatannya, selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan penyedap makanan di hampir setiap masakan, komoditas ini juga berperan sebagai obat bagi beberapa jenis penyakit. Kabupaten Banjarnegara salah satu sentra baru produksi bawang putih, namun dalam pelaksanaannya input yang digunakan masih belum efisien. Penelitian ini bertujuan untuk. 1) menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi bawang putih di Kabupaten Banjarnegara. 2) menganalisis efisiensi teknis, efisiensi harga dan efisiensi ekonomi usahatani bawang putih di Banjarnegara. 3) menganalisi faktor yang berpengaruh terhadap inefisiensi teknis usahatani bawang putih di Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini di laksanakan pada tanggal 05 November sampai 02 Desember 2021. penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling dan responden yang terpilih sebanyak 50 petani dari 318 populasi. Data yang diteliti yaitu petani yang menanam bawang putih pada musim tanam bulan maret hingga bulan september 2021. Analisis yang digunakan pada penelitian yaitu analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis stochastic frontier dan dual biaya stochastic frontier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) faktor produksi yang digunakan berpengaruh secara nyata yaitu luas lahan, bibit, pupuk organik, pupuk ZA dan tenaga kerja, sedangkan pupuk NPK, SP-36, Insektisida dan Fungisida berpengaruh tidak nyata terhadap hasil produksi. 2) rata-rata efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi yang masing-masing sebesar 43,88 persen, 267,16 persen dan 50,97 persen menunjukkan usahatani bawang putih belum efisien. 3) Faktor umur, pengalaman usahatani dan pendidikan nonformal berpengaruh nyata dapat menurunkan inefisiensi teknis atau dapat miningkatkan efisiensi teknis, sedangkan pendidikan formal dapat meningkatkan inefisiensi atau dapat menurunkan efisiensi teknis. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Garlic (Allium sativum) is an essential commodity for Indonesian people considering the variety and amount of utilization, besides being able to be used as an ingredient of food flavor in almost every dish, this commodity also acts as a medicine for several types of diseases. Banjarnegara Regency is one of the new centers of garlic production, but in its implementation, the inputs used are still not efficient. This research aims to. 1) analyze the influence of production factors on garlic production in Banjarnegara Regency. 2) analyze technical efficiency, price efficiency, and economic efficiency of garlic farming in Banjarnegara. 3) analyze the factors that influence the technical inefficiency of garlic farming in Banjarnegara Regency. This study was conducted from November 5th to December 2th, 2021. the determination of samples using simple random sampling methods and selected respondents as many as 50 farmers from 318 population. The data studied were farmers who planted garlic in the growing season from March to September 2021. The analysis used in this study are descriptive, classical assumption test, stochastic frontier analysis, and dual stochastic frontier cost. The results showed that 1) the factors of production used have a natural effect on land area, seedlings, organic fertilizers, ZA fertilizers, and labor. In contrast, NPK, SP-36, insecticides, and Fungi have no natural effect on production. 2) the average technical, allocative, and economic efficiency of 43.88 percent, 267.16 percent, and 50.97 percent, respectively, shows that garlic farming is inefficient. 3). Factor of age, farming experience and non-formal education have a significant effect on reducing technical inefficiency or increasing technical efficiency, while formal education can increase inefficiency or reduce technical efficiency. |
| Kata kunci | Bawang putih, stochastic frontier, faktor produksi, efisiensi, inefisiensi, |
| Pembimbing 1 | Ir. Tatang Widjojoko, M.P. |
| Pembimbing 2 | Dr. Irene Kartika Eka W, S.P., M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2022-02-18 06:02:46.921821 |