| NIM | C1A017064 |
| Namamhs | AINA SUCIATI |
| Judul Artikel | Analisis Industri Bawang Goreng Dengan Pendekatan Structure-Condact-Performance (SCP) (Studi Kasus di Kabupaten Kuningan) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Salah satu kerangka dasar dalam analisis ekonomi industri adalah hubungan antara structure-condact-performance (SCP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk struktur pasar pada industri bawang goreng di Kabupaten Kuningan dan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal (capital intensity) sebagai indikator struktur pasar, pengaruh capital labour ratio (CLR) dan intensitas iklan sebagai indikator perilaku industri, dan pengaruh efisiensi internal (Xeff) terhadap price cost margin (PCM) sebagai indikator kinerja industri pada industri bawang goreng di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari 55 responden melalui wawancara dan kuisioner. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda sebagai analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan, bahwa struktur pasar yang terbentuk pada industri bawang goreng di Kabupaten Kuningan adalah persaingan monopolistik dengan nilai CR4 yaitu sebesar 28,76 persen. Berdasarkan hasil analisis regresi menunjukkan, bahwa intensitas modal sebagai indikator struktur pasar tidak berpengaruh signifikan terhadap price cost margin (PCM), capital labour ratio (CLR) sebagai indikator perilaku industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap price cost margin (PCM), intensitas iklan sebagai indikator perilaku industri tidak berpengaruh signifikan terhadap price cost margin (PCM), dan efisiensi internal (Xeff) berpengaruh positif dan signifikan terhadap price cost margin (PCM) sebagai indikator kinerja industri pada industri bawang goreng di Kabupaten Kuningan. Implikasi penelitian ini adalah pemerintah Kabupaten Kuningan perlu melakukan pengawasan yang ketat dan memberikan dukungan serta perhatian agar tidak muncul perilaku-perilaku industri yang tidak sehat. Untuk meningkatkan price cost margin (PCM), industri bawang goreng di Kabupaten Kuningan harus terus meningkatkan efisiensi internal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | One of the basic frameworks in industrial economic analysis is the relationship between structure-condact-performance (SCP). This study aims to analyze the shape of the market structure in the Fried Onion Industry in Kuningan Regency and to analyze the effect of capital intensity as an indicator of market structure, the effect of Capital Labor Ratio (CLR) and advertising intensity as an indicator of industrial behavior, and the effect of internal efficiency (Xeff) on Price Cost Margin (PCM) as an indicator of industrial performance in the Fried Onion Industry in Kuningan Regency. This study uses primary data obtained from 55 respondents through interviews and questionnaires. This study uses multiple linear regression as quantitative analysis. Based on the results of research and data analysis shows that the market structure formed in the fried onion industry in Kuningan Regency is monopolistic competition with a CR4 value of 28.76 percent. Based on the results of regression analysis shows that capital intensity as an indicator of market structure has no significant effect on price cost margin (PCM), capital labor ratio (CLR) as an indicator of industrial behavior has a positive and significant effect on price cost margin (PCM), advertising intensity as an indicator Industrial behavior has no significant effect on price cost margin (PCM), and internal efficiency (Xeff) has a positive and significant effect on price cost margin (PCM) as an indicator of industrial performance in the fried onion industry in Kuningan Regency. The implication of this research is that the Kuningan Regency government needs to carry out strict supervision and provide support and attention so that unhealthy industrial behaviors do not appear. To increase the Price Cost Margin (PCM), the Fried Onion Industry in Kuningan Regency must continue to improve its internal efficiency. |
| Kata kunci | intensitas modal, capital labour ratio (CLR), intensitas iklan, efisiensi internal (Xeff), price cost margin (PCM), SCP |
| Pembimbing 1 | Dr. E.Suharno, S.E., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Irma Suryahani, S.E., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2022-02-17 15:32:44.409491 |
|---|