Artikel Ilmiah : I1A017100 a.n. INTAN KHOIRUNNISA

Kembali Update Delete

NIMI1A017100
NamamhsINTAN KHOIRUNNISA
Judul ArtikelFAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKAMBUHAN PADA PENDERITA SKIZOFRENIA DI PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Permasalahan utama pada penderita skizofrenia yaitu terjadinya kekambuhan. Kekambuhan dapat memberikan dampak kepada penderita itu sendiri maupun orang lain. Dengan mengetahui faktor yang menyebabkan kekambuhan, upaya yang tepat dapat dilakukan untuk menurunkan kejadian kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada penderita skizofrenia di Purwokerto.
Metodologi : Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 379 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah sebanyak 91 orang. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner kepada anggota keluarga penderita skizofrenia.
Hasil Penelitian : Mayoritas penderita berusia 18-40 tahun, berjenis kelamin laki-laki, tidak bekerja, lama menderita >10 tahun, tidak ada penyakit penyerta, kepatuhan minum obat yang rendah, jenis obat antipsikotik tipikal dan atipikal, pengetahuan keluarga yang baik, sikap keluarga yang kurang, dukungan keluarga yang kurang, peran petugas kesehatan yang kurang dan tingkat kekambuhan yang rendah. Variabel yang berhubungan dengan kekambuhan adalah pekerjaan penderita (p-value 0,003), kepatuhan minum obat (p-value 0,000), pengetahuan keluarga (p-value 0,000), sikap keluarga (p-value 0,001), dukungan keluarga (p-value 0,001) dan peran petugas kesehatan (p-value 0,012).
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pekerjaan penderita, kepatuhan minum obat, pengetahuan keluarga, sikap keluarga, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kekambuhan pada penderita skizofrenia di Purwokerto.
Kata Kunci : Skizofrenia, Kekambuhan
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : The main problem in people with schizophrenia is the occurrence of relapse. Relapse can have an impact on the patient itself and others. By knowing the factors that cause relapse, appropriate efforts can be made to reduce the incidence of relapse. This study aims to determine the factors associated with relapse in schizophrenic patients in Purwokerto.
Methods : This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The population in this study were 379 people. The sampling technique used proportional random sampling with a total of 91 people. Data were collected by interview using a questionnaire to family members of people with schizophrenia.
Results : Most of the patients are aged 18-40 years, male, unemployed, having suffered >10 years, no comorbidities, low medication adherence, typical and atypical types of antipsychotic drugs, good family knowledge, family attitudes less, less family support, less role of health workers and low relapse rate. Variables associated with relapse were the patient's occupation (p-value 0.003), medication adherence (p-value 0.000), family knowledge (p-value 0.000), family attitudes (p-value 0.001), family support (p-value 0.001) and the role of health workers (p-value 0.012).
Conclusions : It has been observed that the patient's occupation, medication adherence, family knowledge, family attitudes, family support, and the role of health workers have a significant relationship to relapse in people with schizophrenia in Purwokerto.
Keywords : Schizophrenia, Relapse
Kata kunciSkizofrenia, Kekambuhan
Pembimbing 1Sri Nurlaela, S.KM., M.Epid
Pembimbing 2Dr. Dwi Sarwani Sri Rejeki, S.KM., M.Kes (Epid)
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2022-02-17 13:08:11.260164
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.