| NIM | L1C016061 |
| Namamhs | RATIH RACHMA AYUSTINA |
| Judul Artikel | Status Konservasi Ikan Hiu dan Pari di Kabupaten Berau |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Hiu dan pari memiliki peranan sangat penting di dalam ekosistem laut, namun populasinya menurun seiring tingginya tingkat perburuan. Salah satu wilayah perburuan hiu dan pari di Indonesia adalah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, komposisi, kelimpahan, keanekaragaman, dan status konservasi dari hiu dan pari yang ditemukan, serta menyusun rekomendasi pengelolaan hiu dan pari di Kabupaten Berau. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi jenis serta melakukan pengukuran panjang, lebar dan berat tubuh. Pengambilan data pendukung dilakukan melalui wawancara dengan nelayan dan pelaku penangkapan perikanan hiu dan pari lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 3 spesies hiu dan 10 spesies pari. Spesies hiu yang memiliki komposisi berat tertinggi adalah Hemigaleus microstoma dan pari adalah Urogymnus granulatus. Mayoritas hiu dan pari yang didaratkan merupakan spesies berukuran sedang. Kelimpahan hiu sebesar 100%, sementara kelimpahan pari sebesar 2,08-93,75%. Indeks keanekaragaman hiu dan pari termasuk dalam kategori rendah (<0,87) hingga sedang (<1,94). Status konservasi hiu dan pari yang ditemukan termasuk ke dalam kategori kritis, terancam, rentan, dan berisiko rendah. Penelitian ini merekomendasikan untuk melakukan sosialisasi, pendampingan, peningkatan perlindungan, pengawasan dan penegakan hukum, larangan penangkapan hiu dan pari pada ukuran produktif dan juvenil, serta pemanfaatan non ekstraktif. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Sharks and rays play an important role in marine ecosystem, but their populations are decreasing as the fishing levels are getting higher. Berau Regency, East Borneo is one area in Indonesia that has sharks and rays fishing activities. This study aims to determine the species, composition, abundance, diversity, and conservation status of sharks and rays, and also to arrange the recommendations for the management of sharks and rays in Berau Regency. This research was conducted by identifying the species and measuring the length, width, and weight. Supporting data was collected through interviews with fishermen and others who work in the sharks and rays fishing industry. The result revealed there were 3 species of sharks and 10 species of rays. The shark Hemigaleus microstoma and the ray Urogymnus granulatus exhibited the highest weight composition. The majority of sharks and rays that landed were medium-sized species. The abundance of sharks and rays were 100% and 2,08-93,5% respectively. The diversity index of sharks and rays was in the low (<0,87) to moderate (<1,94) category. The conservation status were critically endangered, endangered, vulnerable, and least concerned. This research recommends conducting socialization, assistance, increasing protection, monitoring and law enforcement, prohibiting the capture of sharks and rays in productive and juvenile sizes, also developing non-extractive use. |
| Kata kunci | Hiu, Pari, Konservasi, Kabupaten Berau |
| Pembimbing 1 | Dr. Tjahjo Winanto, S.Pi., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Imam Musthofa Z, ST., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2022-02-17 12:45:15.648601 |
|---|