Artikel Ilmiah : A1F017027 a.n. RIBKA

Kembali Update Delete

NIMA1F017027
NamamhsRIBKA
Judul ArtikelKarakteristik Kimia Dan Sensori Cookies Jagung Dengan Berbagai Jenis Formula.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tepung kacang hijau dan tepung jagung dapat dijadikan alternatif dalam
pembuatan cookies yang merupakan salah satu produk makanan yang cukup
populer dan tidak memerlukan bahan yang volumenya dapat mengembang besar.
Selain untuk mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu, tepung jagung
yang tinggi serat dan tepung kacang hijau yang tinggi akan protein sangat baik
bagi kesehatan tubuh. Pada pembuatan cookies memerlukan bahan pemanis,
bahan pemanis yang digunakan adalah gula pasir dan gula kelapa kristal.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh berbagai jenis
formula terhadap sifat kimia cookies yang dihasilkan. 2) Mengetahui pengaruh
berbagai jenis formula cookies terhadap tingkat kesukaan panelis berdasarkan uji
organoleptik. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan
Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yang dicoba yaitu jenis
tepung dan jenis gula. Terdapat 6 perlakuan dan 3 ulangan sehingga didapat 18
unit percobaan. Faktor yang diteliti yaitu (T1G1) cookies jagung kacang hijau
(67 : 33) gula pasir (100%), (T1G2) cookies jagung kacang hijau (67 : 33) gula
kelapa kristal (100%), (T2G1) cookies jagung (100%) gula pasir (100%), (T2G2)
Cookies jagung (100%) gula kelapa kristal (100%), (T3G1) cookies terigu (100%)
gula pasir (100%) dan (T3G2) cookies terigu (100%) gula kelapa kristal (100%).
Data kimia dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% dan
jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test
(DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Data sensori dianalisis menggunakan Uji
Friedman pada taraf kepercayaan 95% dan jika terdapat pengaruh nyata
dilanjutkan dengan uji banding ganda taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan formula bahan cookies pada
setiap perlakuan berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein,
kadar karbohidrat dan kadar zat besi, namun tidak berpengaruh nyata terhadap
kadar lemak, kadar serat pangan dan kadar gula total. Pengujian sensori pada
produk cookies menunjukan bahwa perbedaan formula bahan cookies pada setiap
perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter warna, aroma, tekstur, flavor dan
Overall. Cookies yang memiliki kandungan gizi paling baik yaitu jenis cookies
jagung dan kacang hijau pemanis gula pasir dengan kadar air 4,03%, kadar abu
1,83%, protein 18,62%, karbohidrat 48,17% dan zat besi 1,52%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Mung bean flour and cornflour can be used as alternatives in making
cookies, which are one of the most popular food products and do not require
ingredients that can expand in volume. In addition to reducing dependence on
wheat flour, cornflour which is high in fiber and green bean flour which is high in
protein are very good for health. In making cookies, sweeteners are needed, the
sweeteners used are granulated sugar and crystalline coconut sugar.
This study aims to: 1) Determine the effect of various types of formulas on
the chemical properties of the resulting cookies. 2) Knowing the effect of various
types of cookie formulas on the panelists' preference level based on organoleptic
tests. This research was conducted experimentally using a Randomized Block
Design (RAK) with two factors being tested, namely the type of flour and the type
of sugar. There were 6 treatments and 3 replications so 18 experimental units
were obtained. The factors studied were (T1G1) mung bean corn cookies (67: 33)
granulated sugar (100%), (T1G2) mung bean corn cookies (67: 33) crystal
coconut sugar (100%), (T2G1) corn cookies (100 %) granulated sugar (100%),
(T2G2) corn cookies (100%) crystal coconut sugar (100%), (T3G1) wheat cookies
(100%) granulated sugar (100%) and (T3G2) wheat cookies (100% ) crystalline
coconut sugar (100%). Chemical data were analyzed using ANOVA at the 95%
confidence level and if there was a significant effect, it was continued with the
Duncan Multiple Range Test (DMRT) at the 95% confidence level. Sensory data
were analyzed using the Friedman test at a 95% confidence level and if there was
a significant effect, it was followed by a double comparison test with a 95%
confidence level.
The results showed that the different formulas for cookies in each
treatment had a significant effect on water content, ash content, protein content,
carbohydrate content, and iron content, but had no significant effect on fat
content, dietary fiber content, and total sugar content. Sensory testing on cookie
products showed that the differences in the cookie ingredient formula in each
treatment had a significant effect on the color, aroma, texture, flavor, and overall
parameters. cookies that have the best nutritional content are corn cookies and
green beens sweetened with sugar with a water content of 4.03%, ash content of
1.83%, protein 18.62%, carbohydrates 48.17% and iron 1.52%.
Kata kuncitepung jagung, tepung kacang hijau, cookies, gula kelapa kristal, gula pasir, organoleptik
Pembimbing 1Ir. Budi Sustriawan, M.Si
Pembimbing 2Dr. Nur Aini, S.TP., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman78
Tgl. Entri2022-02-17 11:06:29.733469
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.