Artikel Ilmiah : G1A018062 a.n. ALIFA JATI NURUL IZZA

Kembali Update Delete

NIMG1A018062
NamamhsALIFA JATI NURUL IZZA
Judul ArtikelPerbedaan Pengaruh antara High Intensity Interval Training (HIIT) dan
Moderate Intensity Continuous Training (MICT) terhadap Waist-Hip Ratio (WHR)
Wanita Obesitas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pendahuluan: Model latihan fisik yang sering dilakukan masyarakat untuk
mengatasi obesitas adalah High Intensity Interval Training (HIIT) dan Moderate
Intensity Continuous Training (MICT). Namun, HIIT dianggap lebih efisien dari
segi waktu dalam mengatasi obesitas. Obesitas dapat ditentukan dengan Waist
Hip Ratio (WHR) karena dinilai oleh WHO lebih kuat dalam mendeskripsikan
distribusi lemak tubuh dibandingkan degan hanya dengan pengukuran IMT atau
persen lemak saja. Tujuan: mengetahui perbedaan pengaruh HIIT dan MICT
dalam menurunkan WHR pada wanita dengan obesitas di Purwokerto. Metode:
Penelitian menggunakan metode observasional dengan analisis data sekunder.
Subyek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok HIIT dan MICT. Masingmasing kelompok terdiri dari 16 subyek. Pengumpulan subyek dilakukan dengan
metode purposive sampling. Setiap subyek melakukan intervensi selama 8
minggu dengan 3 sesi setiap minggu. WHR diukur sebelum dan setelah
intervensi. Hasil: Hasil menunjukkan ada penurunan WHR pada kedua model
intervensi. HIIT dapat menurunkan WHR sebesar 0,03±0,02 dan MICT dapat
menurunkan WHR sebesar 0,02±0,02. Hasil uji t-berpasangan menunjukkan
adanya penurunan yang signifikan (p=0,000) pada kedua kelompok. Uji t-tidak
berpasangan terhadap perubahan rerata WHR antara kedua kelompok
menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p=0,038). Kesimpulan: HIIT
memiliki pengaruh yang lebih besar daripada CT dalam menurunkan WHR
wanita obesitas pada 8 minggu intervensi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Introduction: High Intensity Interval Training (HIIT) and Moderate Intensity
Continuous Training (MICT) are the most common model of physical exercise
to treat obesity. HIIT is more efficient in time aspect for dealing with obesity.
Obesity can be determined by Waist Hip Ratio (WHR). According to WHO,
WHR is stronger parameter in describing the distribution of body fat compared
to Body Mass Index (BMI) or prcent fat alone. Objective: To understand the
difference of effectiveness of HIIT and MICT in reducing WHR in obese
women in Purwokerto. Methods: This study used an observational study design
with secondary data analysis. The 32 subjects were divided into two groups of
intervention (HIIT and MICT), collected by purposive sampling method. Each
subject did the intervention for 8 weeks with 3 session each week. WHR was
measured before intervention and after intervention. Results: There was
significant decrease in WHR for both HIIT and MICT intervention. After 8
weeks intervention, HIIT could reduce WHR by 0,03±0,02 and CT could reduce
BMI by 0,02±0,02. Paired t-test results showed significant decrease (p=0.000) in
both groups. Independent t-test on changes the average of WHR between groups
showed a significant difference (p=0,038). Conclusion: HIIT has more
influence than MICT in reducing WHR in obese woman at 8 weeks intervention.
Kata kunci Moderate Intensity Continuous Training, High Intensity Interval Training, Waist Hip Ratio, Obesitas.
Pembimbing 1dr.Susiana Candrawati, Sp. KO
Pembimbing 2dr. Wiwiek Fatchurohmah, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman74
Tgl. Entri2022-02-16 15:40:57.384524
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.