| NIM | K1B015022 |
| Namamhs | JIHAN KHALDA HUWAIDA |
| Judul Artikel | PENERAPAN ANALISIS SURVIVAL PADA BIDANG EKONOMI: STUDI KASUS PEMOGOKAN BURUH DI INDUSTRI MANUFAKTUR AMERIKA SERIKAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Analisis survival adalah metode analisis yang menghasilkan fungsi survival dan fungsi hazard dengan menggunakan data lamanya waktu. Satuan waktu tersebut dimulai dari suatu titik awal sampai dengan terjadinya suatu ‘kejadian’ atau titik akhir. Kejadian yang diperhatikan tidak selalu sesuatu yang ‘terminate’ yaitu kejadian yang sekali saja terjadi dan berhenti, misalnya kematian. Titik akhir atau kejadian bisa juga berupa status yang lebih umum, misalnya pemogokan. Pemogokan tidak termasuk dalam kasus yang bersifat terminate, karena setelah pemogokan berlangsung bisa saja individu tersebut melakukan pemogokan yang berulang. Pemogokan adalah tindakan sekelompok karyawan yang direncanakan dan dilaksanakan secara bersama untuk menyampaikan tuntutan atau aspirasi. Pemogokan berakibat pada penghentian atau perlambatan pekerjaan. Analisis survival yang diterapkan pada data pemogokan bertujuan untuk melihat peluang berakhirnya mogok kerja bergantung atau tidak bergantung pada lama waktu (durasi) pemogokan. Hasil dari fungsi hazard yang diperoleh dengan metode non-parametrik menunjukkan adanya ketergantungan durasi pemogokan. Fungsi hazard yang diperoleh dengan metode parametrik dengan mengasumsikan data distribusi eksponensial menghasilkan fungsi hazard yang konstan. Oleh karena itu, peluang mogok kerja yang terjadi tidak ada ketergantungan terhadap durasi pemogokan, yang berarti laju berakhirnya aktivitas mogok kerja tidak bergantung kepada durasi pemogokan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Survival analysis is an analytical method that produces a survival function and a hazard function using data for the length of time. The unit of time starts from a clear starting point until the occurrence of an 'event' or end point. The event or end point that is considered is not always something that is 'terminated', namely an event that only happens once and stops, for example, death. The end point or event can also be a more general state, such as a strike. Strikes are not included in cases that are terminated, because after the strike, the individual does not end (die) and the individual may carry out repeated strikes. A strike is an action by a group of employees that is planned and carried out jointly to convey demands or aspirations. Strikes result in the termination or deceleration of work. Survival analysis applied to strike data aims to see the probability of ending the strike depending or not depending on the length of time (duration) of the strike. The results of the hazard function obtained by the non-parametric method show that there is a dependence of the duration value. The hazard function obtained from the parametric method by assuming the exponential distribution data produces a constant hazard function. Therefore, the probability of a strike does not depend on the duration of the strike, which means that the rate of ending the strike activity does not depend on the duration of the strike. |
| Kata kunci | analisis survival, fungsi hazard, fungsi survival, pemogokan buruh |
| Pembimbing 1 | Agung Prabowo, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Niken Larasati, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2022-02-15 18:33:35.067507 |
|---|