| NIM | K1B015007 |
| Namamhs | AHMAD CHUSENI |
| Judul Artikel | PEMROGRAMAN PEWARNAAN TITIK PADA GRAF FUZZY MENGGUNAKAN SOFTWARE MATLAB |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Graf fuzzy merupakan graf dengan himpunan titik dan sisi fuzzy yang setiap elemennya memiliki derajat keanggotaan pada interval [0, 1]. Sejak diperkenalkan graf fuzzy, para peneliti mulai menggeneralisasi beberapa kajian graf tegas ke dalam graf fuzzy. Salah satu kajian yang dilakukan adalah menentukan bilangan kromatik fuzzy. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat pemrograman pewarnaan titik pada graf fuzzy untuk menentukan bilangan kromatik fuzzy menggunakan alpha cut dengan bantuan software Matlab. Matlab merupakan bahasa pemrograman sekaligus sebagai alat visualisasi yang dapat digunakan untuk mengembangkan algoritma, membuat model maupun aplikasi. Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini dengan simulasi 10 titik adalah semakin rendah derajat keanggotaan alpha maka semakin banyak titik yang kompatibel pada pewarnaan titik graf fuzzy, sehingga diperlukan warna yang lebih banyak. Sedangkan semakin tinggi derajat keanggotaan alpha maka semakin sedikit titik yang kompatibel pada pewarnaan titik graf fuzzy, sehingga diperlukan warna yang lebih sedikit. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | . The fuzzy graph is a graph with the vertex set and the edge set is fuzzy in which all element have a degree of membership in the interval [0, 1]. Since the introduction of fuzzy graphs, researchers have begun to generalize several studies on firm graps into fuzzy graph. One of the studies conducted is to determine the fuzzy chromatic number. Therefore,in this study programming for point coloring on fuzzy graphs was made to determine fuzzy chromatic numbers using alpha cut with the help of Matlab software. Matlab is a programming language as well as a visualization tool that can be used to develop algorithms, create models and applications. The conclusions obtained in this study with a 10 point simulation are the lower the alpha membership degree, the more compatible points in the fuzzy graph point coloring, so more colors are needed. While the higher the alpha membership degree, the fewer compatible points in the fuzzy graph point coloring, so fewer colors are needed. |
| Kata kunci | Graf Fuzzy, Pewarnaan Titik, Alpha cut |
| Pembimbing 1 | Triyani, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Mashuri, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2022 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2022-02-15 16:52:46.377592 |
|---|