Artikel Ilmiah : G1A008117 a.n. NOVANIA INDRIASARI

Kembali Update Delete

NIMG1A008117
NamamhsNOVANIA INDRIASARI
Judul ArtikelPERBANDINGAN EFEKTIVITAS TEMU HITAM(Curcuma Aeruginosa Roxb.)DENGAN MEBENDAZOL TERHADAP INFEKSI
SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA MURID-MURID SDN CIBEREM,SUMBANG,BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Infeksi soil transmitted helminths (STH) banyak ditemukan di negara tropis dan subtropis. Prevalensi infeksi STH di sekolah dasar di beberapa provinsi di Indonesia cukup tinggi yaitu 60-80%. Program pemerintah yang didukung WHO“Back to Nature 2010” menganjurkan untuk penggunaan bahan alami sebagai tanaman obat. Salah satu tanaman yang digunakan untuk pengobatan infeksi STH adalah temu hitam (Curcuma Aeruginosa Roxb.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara temu hitam dan mebendazole dalam pengobatan infeksi STH. Subjek penelitian adalah murid-murid SD Negeri Ciberem, Sumbang, Banyumas. Materi yang diamati adalah tinja sebanyak 116 sampel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental murni dengan consecutive sampling. Analisis univariat berupa tabel frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan chi-square dengan uji alternatifnya fisher. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi STH sebesar 32,76%. Jenis telur STH yang ditemukan pada subjek penelitian terdiri dari 36,36% Ascaris lumbricoides, 60,61% Trichuris trichiura, dan 3,03% cacing tambang. Murid-murid yang terinfeksi STH dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Kelompok pertama sebanyak 12 orang mendapatkan mebendazole 500 mg dosis tunggal. Kelompok kedua sebanyak 12 orang mendapatkan temu hitam 30 ml/hari dosis tunggal. Angka penyembuhan STH pada kelompok pertama adalah 75%, sedangkan kelompok kedua sebesar 66,67%. Berdasarkan hasil analisis didapatkan tidak terdapat perbedaan efektivitas antara mebendazole dan temu hitam terhadap infeksi STH (p=0,5).




Abtrak (Bhs. Inggris)THE COMPARISON OF EFFECTIVENESS BETWEEN TEMU HITAM (Curcuma Aeruginosa Roxb.) AND MEBENDAZOLE ON SOIL TRANSMITTED HELMINTHS INFECTION AT STUDENTS OF CIBEREM ELEMENTARY SCHOOL,SUMBANG, BANYUMAS

ABSTRACT
Soil transmitted helminths (STH) infections are community found in tropical and subtropical countries. STH infection at elementery school in some provinces Indonesia is quite high with prevalence 60-80%. WHO supported government programs “back to nature 2010” encouraged the use of natural materials as a medicinal plant. Temu hitam (Curcuma Aeruginosa Roxb.) was used as traditional medicine to heal STH infection. This study was aimed to know the effectiveness of temu hitam and mebendazole on STH infection. The materials were 116 fecal sampels of Ciberem Elementary School, Sumbang, Banyumas. The method of this study was true experimental with consequtive sampling. Univariate analysis was using table of frequency and bivariate analysis was using chi square with alternative test fisher . STH prevalence was 32,76%. STH eggs were found in research subject consist of 36,36% Ascaris lumbricoides, 60,61% Trichuris trichiura, dan 3,03% hookworm. Children who be infected STH divided into 2 groups, each consisting of 12 children. Group I was treated with mebendazole 500 mg single dose and group II was treated with temu hitam 30 ml for day single dose. STH cure rate in group I was 75% and 66,67% in group II. No significance difference between the effect of temu hitam and mebendazole to heal STH infection (p=0,5).


Kata kuncisoil transmitted helminths, temu hitam, mebendazole, antihelmintik
Pembimbing 1dr Lieza Dwianasari M.Kes
Pembimbing 2dr Busono Benjamin
Pembimbing 3
Tahun2012
Jumlah Halaman66
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.