Artikel Ilmiah : E1A018005 a.n. TIYAS TIARANINGSIH

Kembali Update Delete

NIME1A018005
NamamhsTIYAS TIARANINGSIH
Judul ArtikelPENATAAN KEPEGAWAIAN DAN KELEMBAGAAN KOMISI
PEMBERANTASAN KORUPSI BERDASARKAN UU NO.19 TAHUN 2019
TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UU NO. 30 TAHUN 2002
TENTANG KOMISI PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penulisan hukum dengan judul Penataan Kepegawaian Dan Kelembagaan Komisi
Pemberantasan Korupsi Berdasarkan UU No.19 Tahun 2019 tentang Perubahan
Kedua Atas UU No.30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan peralihan status
kepegawaian Pegawai di Komisi Pemberantasan Korupsi dan untuk menganalisis
menganalisis penataan kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi. Penelitian
ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundangundangan (StatuteApproach) dan pendekatan analisis (Analitical approach).
Dalam penelitian ini sumber bahan hukum yang dilakukan adalah data primer dan
sekunder dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil
penelitian dan pembahasan, peralihan status kepegawaian pegawai KPK
berdasarkan UU No.19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas UU No.30
Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pegawai KPK
yang memenuhi syarat dan prosedur yang sesuai dengan peraturan yang ada maka
akan berubah status kepegawaian dari pegawai KPK menjadi pegawai ASN.
Penataan kelembagaan KPK berdasarkan UU No.19 Tahun 2019 tentang
Perubahan Kedua Atas UU No.30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi dari lembaga independent menjadi lembaga eksekutif nonstruktural.
Abtrak (Bhs. Inggris)Writing the law with the title Staffing and Institutional Arrangement of the
Corruption Eradication Commission Based on UU No. 19 of 2019 concerning the
Second Amendment to UU No. 30 of 2002 concerning the Corruption Eradication
Commission. This study aims to analyze the policy of transitioning the
employment status of employees at the Corruption Eradication Commission and
to analyze the institutional arrangement of the Corruption Eradication
Commission. This study uses a normative juridical research type, with a statutory
approach (Statute Approach) and an analytical approach (Analytical approach).
In this study, the sources of legal material used were primary and secondary data
and data analysis was carried out in a qualitative normative manner. Based on
the results of research and discussion, the transition of the employment status of
KPK employees based on Law No. 19 of 2019 concerning the Second Amendment
to Law No. 30 of 2002 concerning the Corruption Eradication Commission for
KPK employees who meet the requirements and procedures in accordance with
existing regulations will change employment status from KPK employees to ASN
employees. The institutional arrangement of the KPK is based on Law No. 19 of
2019 concerning the Second Amendment to Law No. 30 of 2002 concerning the
Corruption Eradication Commission from an independent institution to a nonstructural executive agency.
Kata kuncipegawai KPK, ASN, lembaga independen, lembaga ekekutif non-struktural
Pembimbing 1Dr. Tedi sudrajat, S.H., M.H.
Pembimbing 2Sri Hartini, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dr. Siti Kunarti, S.H., M.Hum.
Tahun2022
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2022-01-28 22:14:50.279011
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.