Artikel Ilmiah : I1D017033 a.n. ELYSIA CUCU SURASTRI

Kembali Update Delete

NIMI1D017033
NamamhsELYSIA CUCU SURASTRI
Judul ArtikelHUBUNGAN PENYAKIT INFEKSI, PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN MPASI DENGAN STATUS GIZI (PB/U) PADA BALITA USIA 6-24 BULAN
(Studi di Wilayah Puskesmas Cilacap Selatan II)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat asupan yang tidak adekuat sehingga mengalami kekurangan gizi dalam jangka waktu panjang. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan penyakit infeksi, pemberian ASI eksklusif dan MPASI dengan status gizi (PB/U) pada balita usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Cilacap Selatan II.

Metode: Penelitian dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 40 balita, dengan teknik total sampling. Variabel penelitian antara lain penyakit infeksi, pemberian ASI eksklusif, pemberian MPASI, dan status gizi (PB/U). Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan pengukuran PB dengan infantometer dengan nilai standar (z-score). Analisa data menggunakan uji Chi-Square (α=0,05).

Hasil Penelitian: Terdapat hubungan pemberian ASI eksklusif (p=0,015) dengan status gizi (PB/U) pada balita usia 6-24 bulan, dan pemberian MPASI dengan status gizi (PB/U) pada balita usia 6-24 bulan (p=0,045). Tidak terdapat hubungan penyakit infeksi (diare, ISPA, dan kecacingan) dengan status gizi (PB/U) pada balita usia 6-24 bulan (p=0,093; p=0,273; p=0,079).

Kesimpulan: Variabel yang berhubungan dengan status gizi (PB/U) adalah pemberian ASI eksklusif dan pemberian MPASI. Saran bagi responden perlu meningkatkan pengetahuan tentang ASI eksklusif dan makanan yang bergizi seimbang untuk balita.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Stunting is a condition of failure to thrive due to inadequate intake so that they experience malnutrition in the long term. The purpose of this study was to determine the relationship between infectious diseases, exclusive breastfeeding and complementary feeding with nutritional status (PB/U) in toddlers aged 6-24 months in the Puskesmas Cilacap Selatan II

Method: Research with cross sectional approach. The number of samples is 40 toddlers, with a total sampling technique. The research variables included infectious diseases, exclusive breastfeeding, complementary feeding, and nutritional status (PB/U). Collecting data using a questionnaire, and measuring body length with an infantometer with a standard value (z-score). Data analysis used Chi-Square test (α=0.05).

Research results: There is a relationship between exclusive breastfeeding (p=0.015) with nutritional status (PB/U) in toddlers aged 6-24 months, and complementary feeding with nutritional status (PB/U) in toddlers aged 6-24 months (p= 0.045). There was no relationship between infectious diseases (diarrhea, Acute Respiratory Infections, and helminthiasis) with nutritional status (PB/U) in children aged 6-24 months (p=0.093; p=0.273; p=0.079).

Conclusion: Variables related to nutritional status (PB/U) are exclusive breastfeeding and complementary feeding. Suggestions for respondents need to increase knowledge about exclusive breastfeeding and nutritionally balanced foods for toddlers.
Kata kunciPenyakit infeksi, Praktik Pemberian ASI Eksklusif, MPASI, Status Gizi (PB/U)
Pembimbing 1Erna Kusuma Wati, SKM., M.Si
Pembimbing 2Katri Andini Surijati, S. Si. T., M.Gizi
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2022-01-27 13:21:47.740217
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.