Artikel Ilmiah : E1A115096 a.n. ABDURRAHMAN SHIDQI AROFAH

Kembali Update Delete

NIME1A115096
NamamhsABDURRAHMAN SHIDQI AROFAH
Judul ArtikelTEKNIK PENYIDIKAN DALAM TINDAK PIDANA PEMBAKARAN HUTAN
(Studi Kasus di Kepolisian Resor Batu)
Abstrak (Bhs. Indonesia)TEKNIK PENYIDIKAN DALAM TINDAK PIDANA PEMBAKARAN HUTAN

(Studi Kasus di Kepolisian Resor Batu)

Oleh:
Abdurrahman Shidqi Arofah
E1A115096

ABSTRAK
Permasalahan lingkungan pembukaan lahan akan berhubungan dengan hutan luas Indonesia. Pembukaan lahan biasa dilakukan dengan cara membakar hutan, pembakaran hutan identik dengan kejadian yang disengaja pada satu lokasi, pembakaran hutan dengan sengaja dapat dikatagorikan sebagai tindak pidana. Apabila kepolisian menerima laporan maka dapat dilakukan upaya penyidikan. Teknik penyidikan tindak pidana pembakaran hutan di Kepolisian Resor Batu didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Prosedur penyidikan yang dilakukan Kepolisian Resor Batu berpedoman pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (PERKAP) Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Penyidikan Tindak Pidana. Teknik penyidikan yaitu suatu teknik atau cara yang digunakan oleh penyidik sesuai cara dan aturan yang terdapat didalam suatu prosedur penyidikan. Teknik penyidikan diatur dalam Pasal 10 Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Penyidikan Tindak Pidana dimana teknik penyidikan dilaksanakan secara bertahap meliputi penyelidikan, dimulainya penyidikan, upaya paksa, pemeriksaan, penetapan tersangka, pemberkasan, penyerahan berkas perkara, penyerahan tersangka dan barang bukti, penghentian penyidikan. Penelitian ini untuk mengetahui teknik penyidikan dan faktor-faktor hambatan yang dialami penyidik Kepolisian Resor Batu untuk menemukan tersangka dalam tindak pidana pembakaran hutan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif, metode pengumpulan data studi kepustakaan dan wawancara, serta metode analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis serta dengan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa teknik penyidikan yang dilakukan penyidik Kepolisian Resor Batu untuk menemukan tersangka dalam tindak pidana pembakaran hutan dilakukan secara bertahap yaitu meliputi penyelidikan, dimulainya penyidikan, upaya paksa, penetapan tersangka, pemberkasan, penyerahan berkas perkara, penyerahan tersangka dan barang bukti, penghentian penyidikan. Hambatan yang di alami oleh penyidik Kepolisian Resor Batu untuk menemukan tersangka dalam tindak pidana pembakaran hutan yaitu adanya hambatan dari faktor penegak hukum, faktor sarana dan fasilitas yang mendukung penegakan hukum, serta faktor masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)INVESTIGATION TECHNIQUE IN THE CRIMINAL OFFENSE OF FOREST FIRE

(Cases Study in Batu Police Station)

By:
Abdurrahman Shidqi Arofah
E1A115096

ABSTRACT
The environmental issue of land clearing will be associated with the vastness of Indonesian Forest. This land clearing act could be done with the method of burning, which it self is an act of consciousness in an area, this can be categorized as a criminal offense. When the police receive a report about it then they can conduct an investigation. The investigation technique in criminal offense of forest fire in Batu Police Station is in accordance with Indonesian Criminal Prosedure Code (KUHAP). The investigation procedure which is conducted by Batu Police Station follows The Regulations of Indonesians Police Chief (PERKAP) Number 6 of 2019 about The Investigation of Criminal Offense. Investigation technique is a technique or ways that is used by the investigator according to the methods and regulation in a procedure of investigation. It is regulated in Chapter 10 of The Regulation of Indonesian Police Chief Number 6 of 2019 about the Investigation of Criminal offense where the technique of investigation is done gradually, starting with early investigation, investigation, coercion inspection, suspect appointation, filing, criminal file handover, suspect and evidence handover, cessation of investigation. This research is aimed to find out the technique of investigation and the hurdles that is experienced by the investigator in Batu Police Station to find out the suspect in forest fire criminal offense. The method used in this research is Juridical Sociologic with descriptive specification research, data mined from literature and interview, and analyzed qualitatively. In accordance to the result of this research, it can be concluded that the investigation technique that is used to find the suspect on forest fire criminal offense is started with early investigation, follow up investigation, coercion, suspect appointation, filing, files handover, suspect and evidence handover, and investigation stoppage. The hurdle experienced by the Batu Police Station Investigators to find out the suspect was the factor of law enforcer, supporting facilities and infrastructure, and community factor.
Kata kunciTeknik Penyidikan, Tindak Pidana, Pembakaran Hutan
Pembimbing 1Drs. Antonius Sidik Maryono, S.H., M.S.
Pembimbing 2Alef Musyahadah Rahmah, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H.
Tahun2022
Jumlah Halaman23
Tgl. Entri2022-01-24 23:46:44.607068
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.