Artikel Ilmiah : C1A017104 a.n. WINNI PUTRI INAYAHTURROHMAH
| NIM | C1A017104 |
|---|---|
| Namamhs | WINNI PUTRI INAYAHTURROHMAH |
| Judul Artikel | Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Impor Gula di Indonesia Tahun 1995-2019 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Impor gula di Indonesia menjadi salah satu persoalan yang diperhatikan oleh pemerintah. Impor gula di Indonesia terus mengalami kenaikan sejak tahun 1967 dikarenakan konsumsi gula yang terus mengalami peningkatan sementara peningkatan produksi gula domestik tidak mampu memenuhi peningkatan konsumsi gula tersebut. Kehadiran gula hampir selalu melekat dalam setiap kebutuhan dan juga gaya hidup manusia saat ini, baik skala besar dalam industri maupun skala kecil dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi gula, pendapatan perkapita, luas lahan perkebunan tebu, dan produktivitas tebu terhadap impor gula di Indonesia serta mengidentifikasi variabel yang memiliki pengaruh paling besar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series periode 1995-2019 dan menggunakan teknik analisis regresi berganda. Teknik pengambilan data dalam penelitian menggunakan penelitian pustaka dengan data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, serta USDA Foreign Agricultural Service. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan elastisitas untuk mengetahui variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap impor gula tahun 1995-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula dan pendapatan perkapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor gula, sedangkan luas lahan perkebunan tebu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor gula. Sementara itu, produktivitas tebu tidak berpengaruh secara signifikan terhadap impor gula di Indonesia. Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan sebagai langkah mengurangi impor gula antara lain menekan konsumsi gula melalui edukasi dan kampanye gaya hidup sehat serta memperluas lahan perkebunan tebu selain revitalisasi dan penambahan pabrik gula. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Importing sugar in Indonesia is one of the issues that the government pays attention to. Imports of sugar in Indonesia have continued to increase since 1967 due to the continuous increase in sugar consumption while the increase in domestic sugar production was unable to meet the increase in sugar consumption. The presence of sugar is almost always inherent in every need and human lifestyle today, both on a large scale in industry and on a small scale in the household. This study aims to analyze the effect of sugar consumption, per capita income, sugarcane plantation area, and sugarcane productivity on sugar imports in Indonesia and identify the variables that have the greatest influence. The data used in this study isdata time series period 1995-2019 and using multiple regression analysis techniques. The data collection technique in this study uses library research with data sourced from the Central Statistics Agency, the Ministry of Agriculture, and the USDA Foreign Agricultural Service. Penelitian elasticity, this approach to determine the variables that have the most effect on sugar imports in 1995-2019. Research result shows that sugar consumption and per capita income have a positive and significant effect on sugar imports, while the area of sugarcane plantations has a negative and significant effect on sugar imports. Meanwhile, sugarcane productivity has no significant effect on sugar imports in Indonesia. Several things that can be considered as steps to reduce sugar imports include reducing sugar consumption through education and healthy lifestyle campaigns as well as expanding sugarcane plantations in addition to revitalizing and adding sugar factories. |
| Kata kunci | Impor gula, Konsumsi, Pendapatan perkapita, Luas lahan, Produktivitas tebu |
| Pembimbing 1 | Istiqomah, S.E., M.Sc., Ph.D |
| Pembimbing 2 | Ratna Setyawati Gunawan, S.E., M.Si. |
| Pembimbing 3 | Drs. Hary Pudjianto, M.M. |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2022-01-21 06:06:15.15417 |