Artikel Ilmiah : G1B017014 a.n. DWI CINTHYA FINANCIA

Kembali Update Delete

NIMG1B017014
NamamhsDWI CINTHYA FINANCIA
Judul ArtikelPERBEDAAN NILAI DIMENSI FRAKTAL PADA TULANG RAHANG ANAK THALASSEMIA MAYOR DAN NON THALASSEMIA MENGGGUNAKAN RADIOGRAFI PANORAMIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penurunan densitas massa tulang (DMT) pada tulang rahang dapat meningkatkan risiko fraktur, gangguan jaringan periodontal, dan gangguan tumbuh kembang gigi geligi. Pasien thalassemia mayor memiliki gejala utama berupa anemia dan disertai dengan segala gejala turunannya, termasuk penurunan densitas massa tulang. Kendati demikian, penelitian mengenai kualitas tulang rahang pada pasien anak thalassemia mayor masih belum banyak dijumpai. Analisis dimensi fraktal dapat digunakan sebagai alternatif pemeriksaan tingkat kepadatan tulang rahang pada radiografi panoramik, sehingga dapat menyegerakan tindakan preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai dimensi fraktal tulang rahang anak thalassemia mayor dibandingkan dengan anak non thalassemia menggunakan radiografi panoramik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional menggunakan sampel 48 radiografi panoramik yang terdiri atas 24 radiografi panoramik anak thalassemia mayor dan 24 radiografi panoramik anak non thalassemia. Analisis dimensi fraktal dilakukan dengan software ImageJ oleh 3 orang rater. Uji Independent t-Test dilakukan untuk mengetahui signifikansi perbedaan nilai dimensi fraktal antar kedua kelompok. Pada penelitian ini didapatkan nilai rata-rata dimensi fraktal pada kelompok anak thalassemia mayor dan non thalassemia secara berturut-turut sebesar 1,105±0,58148 dan 1,208±0,59753. Hasil statistik menunjukkan nilai p 0.000 (<0.05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antar kedua kelompok. Simpulan penelitian ini adalah nilai dimensi fraktal pada anak thalassemia mayor lebih rendah dibandingkan pada anak non thalassemia.
Abtrak (Bhs. Inggris)Thalassemia major is the most severe thalassemia condition characterized by a decrease or loss of the hemoglobin-forming chain in red blood cells and anemia as the chief symptom accompanied by all its derivative symptoms, including bone mass density decrease. Fractal dimension analysis aims to perceive bone mineral density through its framework, structural complexity of the solid and non-solid parts of the bone. Fractal dimension analysis can be used in panoramic radiographs, often used in dental practice to evaluate jaw bone density. Rapid and convenient examination methods are needed to hasten preventive actions to reduce morbidity and disabilities in the future. This study purposed to differentiate the fractal dimension of the jawbone between children with thalassemia major and non-thalassemia using panoramic radiography. This study type was descriptive observational with a cross-sectional method exerting 48 panoramic radiographs consisting of 24 panoramic radiographs of thalassemia-major children and 24 panoramic radiographs of non-thalassemia children. Three raters assessed the fractal dimension of 48 radiographs using ImageJ software. An Independent T-test was performed to determine the fractal dimension differences between the two groups. In this study, the average value of fractal dimensions of thalassemia major and non-thalassemia children was 1.105 ± 0.58148 and 1.208 ± 0.5975, respectively. Statistical results showed a p-value of 0.000 (<0.05), which meant a significant fractal dimension difference between the two groups. In conclusion, the fractal dimension value in non-thalassemia children was higher than in thalassemia-major children.
Kata kunciDensitas Massa Tulang, Dimensi Fraktal, Thalassemia Mayor
Pembimbing 1dr. Muhammad Basalamah, Sp.A(K)
Pembimbing 2drg. Ali Taqwim, Sp.KGA
Pembimbing 3
Tahun2022
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2022-01-19 12:20:00.308402
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.