Artikel Ilmiah : E1A018099 a.n. EKA VERONIKA

Kembali Update Delete

NIME1A018099
NamamhsEKA VERONIKA
Judul ArtikelSTUDI KOMPARASI PENYIDIKAN DALAM TINDAK PIDANA
KORUPSI DI KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI DAN
DIREKTORAT RESERSE KRIMINAL KHUSUS POLDA METRO JAYA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tindak pidana korupsi merupakan extra ordinary crime yang dalam penanganannya
diperlukan upaya khusus agar mempercepat pemberantasan tindak pidana korupsi.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan kewenangan kepada
Komisi Pemberantasan Korupsi dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda
Metro Jaya untuk melakukan penyidikan terhadap tindak pidana korupsi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penyidikan dan hambatan dalam
proses penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi dan Direktorat Reserse
Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif
dengan metode penelitian perbandingan hukum dan yuridis sosiologis. Data yang
digunakan adalah data sekunder dan data primer. Data yang didapatkan kemudian
diolah dengan menggunakan reduksi dan kategorisasi data, lalu disajikan dalam
uraian sistematis dan dianalisa dengan menggunakan metode analisis kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memiliki persamaan dan
perbedaan didalam melakukan penyidikan terhadap tindak pidana korupsi yaitu
diantaranya mengenai struktur penyidik, wilayah hukum, subyek, obyek,
mekanisme penyerahan SPDP, cara mencari bukti, penangkapan, penahanan,
penggeledahan, penyitaan dan pengehentian penyidikan. Disamping itu juga
terdapat beberapa hambatan yang ditemukan dalam melakukan penyidikan tindak
pidana korupsi baik di Komisi Pemberantasan Korupsi maupun Direktorat Reserse
Kriminal Khusus Polda Metro Jaya diantaranya yaitu adanya batasan waktu,
anggaran yang terbatas dan masyarakat yang kurang mendukung. Adapun saran
yaitu perlu ada koordinasi yang lebih baik lagi antara Komisi Pemberantasan
Korupsi dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya demi
terciptanya pemberantasan tindak pidana korupsi yang maksimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)COMPARATIVE STUDY OF INVESTIGATIONS IN CRIMINAL ACTIONS
OF CORRUPTION AT THE CORRUPTION ERADICATION COMMISSION
AND THE DIRECTORATE OF CRIMINAL RESERVATIONS, SPECIALLY
POLDA METRO JAYA
By :
Eka Veronika
E1A018099
ABSTRACT
Corruption is an extraordinary crime which requires special efforts to eradicate
corruption. One of the efforts made is to give authority to the Corruption
Eradication Commission and the Directorate of Special Criminal Investigation of
the Metro Jaya Police to conduct investigations into criminal acts of corruption.
This causes the handling of the occurrence of integralization in corruption crimes
so that there tends to be overlapping with authority. This study aims to find out the
investigations and obstacles in the investigation process at the Corruption
Eradication Commission and the Directorate of Special Criminal Investigation of
the Polda Metro Jaya. This research is a qualitative research with sociological
juridical research method. The data used are secondary data and primary data.
The data obtained were then processed using data reduction and categorization,
then described in a systematic description and analysis using qualitative analysis
methods. The results of this study indicate that the Corruption Eradication
Commission and the Directorate of Special Criminal Investigation of the Polda
Metro Jaya have similarities and differences in conducting examinations of
criminal acts of corruption, namely regarding the legal basis used, target, amount
of loss, how to find evidence, arrest, detention, search, confiscation and termination
of investigation. In addition, there are also several obstacles found in conducting
investigations into criminal acts of corruption both at the Corruption Eradication
Commission and the Special Criminal Investigation Directorate of the Polda Metro
Jaya, including time constraints, limited budgets and unsupportive people. The
suggestion is that there needs to be better coordination between the Eradication
Commission and the Directorate of Special Criminal Investigation of the Polda
Metro Jaya in order to create a maximum eradication of corruption.
Keywords: Comparative Investigations Corruption Crimes, Corruption
Eradication Commission, dan Directorate of Special Criminal Investigation of
Polda Metro Jaya.
Kata kunciKata Kunci : Komparasi Penyidikan Tindak Pidana Korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Pembimbing 1Drs. Antonius Sidik Maryono, S.H., M.S.
Pembimbing 2Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H.,M.H.
Tahun2022
Jumlah Halaman48
Tgl. Entri2022-01-19 10:59:23.905742
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.