Artikel Ilmiah : E1A018177 a.n. NABILA WAHYU FITRIA

Kembali Update Delete

NIME1A018177
NamamhsNABILA WAHYU FITRIA
Judul ArtikelCERAI TALAK KARENA ISTRI TIDAK PATUH TERHADAP SUAMI (Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Agama Cikarang Nomor 345/Pdt.G/2019/PA.CKR)
Abstrak (Bhs. Indonesia)CERAI TALAK KARENA ISTRI TIDAK PATUH TERHADAP SUAMI (Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Agama Cikarang Nomor 345/Pdt.G/2019/PA.Ckr)

Disusun Oleh :
NABILA WAHYU FITRIA
E1A018177

ABSTRAK
Perkawinan tidak selamanya berjalan dengan baik dan dapat mengakibatkan retak serta gagalnya suatu perkawinan. Menjalani kehidupan rumah tangga pasti akan menjumpai berbagai permasalahan, permasalahan tersebut dapat memicu pertengkaran dan perselisihan antara keduanya. Jika keduanya memiliki kematangan emosional maka akan berdamai, namun jika tidak,maka berujung pada putusnya perkawinan melalui perceraian. Perceraian yang diajukan oleh pihak suami dinamakan cerai talak. Berbagai alasan mengajukan perceraian sangat beragam, salah satunya yaitu ketika istri tidak patuh dan tidak mau melaksanakan kewajibannya sebagai istri.

Berdasarkan hal tersebut peneliti merumuskan permasalahan yaitu Bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan cerai talak karena istri tidak patuh terhadap suami (Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Agama Cikarang Nomor 345/Pdt.G/2019/PA.Ckr). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber pada studi kepustakaan dan peraturan perundang-undangan beserta peraturan pelaksanaannya. Data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk uraian yang sistematis.

Hasil penelitian mengenai Penetapan Cerai Talak yang terdapat pada Penetapan Pengadilan Agama Cikarang Nomor 345/Pdt.G/2019/PA.Ckr, bahwa Penetapan tersebut menjadi kewenangan Pengadilan Agama Cikarang dan hakim dalam mengabulkan gugatan cerai talak dengan mengkualifikaskan perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus sebagaimana masuk ke dalam Pasal 19 huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo Pasal 116 huruf f Kompilasi Hukum Islam, menurut peneliti dasar pertimbangan hakim tersebut dapat ditambahkan Pasal 33 dan Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan jo Pasal 83 ayat (1) dan Pasal 84 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam.

Kata Kunci : Cerai Talak, Istri Tidak Patuh Terhadap Suami
Abtrak (Bhs. Inggris)CERAI TALAK KARENA ISTRI TIDAK PATUH TERHADAP SUAMI
(Juridical Review of the Determination of the Cikarang Religious Court Number 345 / Pdt.G / 2019 / PA.Ckr)

Arranged by :

NABILA WAHYU FITRIA
E1A018177

ABSTRACT

Marriage does not always go well and can lead to cracking again and the failure of a marriage. Living a domestic life will definitely find various problems, these problems can trigger and do between the two. If both of them have emotional maturity, they will reconcile, but if they don't, it will lead to the dissolution of the marriage through divorce. Divorce filed by the husband is divorced talak. There are various reasons for filing for divorce, one of which is when the wife is disobedient and does not want to carry out her obligations as a wife.

Based on this, the researcher formulates the problem, namely how is the basis for the judge's legal considerations in granting divorce divorce because the wife is not obedient to her husband (Juridical Review of the Determination of the Cikarang Religious Court Number 345 / Pdt.G / 2019 / PA.Ckr)The research method used is normative juridical with analytical prescriptive research specifications. The data used in this research is secondary data sourced from literature studies and statutory regulations and their implementing regulations. The data that has been obtained is then processed and analyzed by qualitative methods and presented in the form of a systematic description.

The results of the research regarding the Determination of Divorce Divorce contained in the Determination of the Cikarang Religious Court Number 345/Pdt.G/2019/PA.Ckr, that the determination is the authority of the Cikarang Religious Court and the judge in granting divorce claims by qualifying disputes and quarrels continuously as into Article 19 letter f Government Regulation Number 9 of 1975 in conjunction with Article 116 letter f of the Compilation of Islamic Law, according to the researcher, the basis for the judge's consideration can be added to Article 33 and Article 34 paragraph (2) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage in conjunction with Article 83 paragraph ( 1) and Article 84 paragraph (1) of the Compilation of Islamic Law.

Key words : Divorce, Disobedience to Husband.
Kata kunciCerai Talak, Istri Tidak Patuh Terhadap Suami
Pembimbing 1Dr.Siti Muflichah,S.H.,M.H.
Pembimbing 2Haedah Faradz,S.H.,M.H.
Pembimbing 3Drs.Noor Asyik,M.Ag.
Tahun2022
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2022-01-18 13:29:26.967906
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.